• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    advertisement

    Tahun Baru

    Rutan Kelas I Medan Inovasikan Pengelolaan Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik Cair

    Redaktur
    Selasa, 13 Januari 2026, 15:47 WIB Last Updated 2026-01-13T23:50:48Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Rutan Kelas I Medan Inovasikan Pengelolaan Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik Cair

    Medan —lensa Nusantara biz id Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan terus menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus pelestarian lingkungan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang memanfaatkan sisa sayur dan buah dari Dapur Sehat Rutan Kelas I Medan.

    Kegiatan ini merupakan bentuk inovasi pengelolaan limbah organik yang sebelumnya tidak termanfaatkan, sekaligus menjadi sarana edukasi dan pembelajaran bagi peserta magang. Sisa-sisa sayuran dan buah-buahan dari aktivitas dapur diolah melalui proses fermentasi menggunakan metode sederhana, efisien, dan ramah lingkungan.
    Proses pembuatan POC dilakukan dengan memanfaatkan bahan organik alami tanpa bahan kimia berbahaya, sehingga aman bagi lingkungan dan tanaman. 

    Melalui kegiatan ini, peserta magang tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang pengolahan limbah, tetapi juga memahami pentingnya prinsip keberlanjutan dan ekonomi sirkular dalam kehidupan sehari-hari.

    Pupuk Organik Cair yang dihasilkan selanjutnya diaplikasikan pada berbagai tanaman yang dibudidayakan di lingkungan Rutan Kelas I Medan, seperti tanaman hidroponik dan selada. Penggunaan POC ini diharapkan mampu meningkatkan kesuburan media tanam, mempercepat pertumbuhan tanaman, serta menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat dan berkualitas.

    Melalui program ini, Rutan Kelas I Medan tidak hanya berperan sebagai institusi pemasyarakatan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mendorong kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan dan kemandirian pangan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan, edukasi, dan dukungan terhadap program pembangunan berkelanjutan.(Ros,007)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini