masukkan script iklan disini
Wakil Ketua DPRD Kota Medan Hadi Suhendra S.H. Dorong Revitalisasi Sarana Olahraga Belawan, Ajak Generasi Muda Jauhi Tawuran dan Narkoba
Belawan – Lensa Nusantara biz id Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Golkar, Hadi Suhendra, menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan olahraga sebagai solusi pembinaan generasi muda sekaligus bagian dari pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi yang digelar pada Minggu (15/2/2026) di Jalan Taman Makam Pahlawan Gudang Arang, Kelurahan Belawan I, serta di Jalan Stasiun Kampung Salam, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.
Dalam pemaparannya, pria yang akrab disapa Hendra itu menekankan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam membangun disiplin, sportivitas, serta mental juara, khususnya bagi generasi muda di wilayah Medan Utara dan Belawan.
“Olahraga ini penting bagi anak-anak kita. Selain menyehatkan, juga bisa menjadi jalan meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.
Menurutnya, olahraga bukan hanya soal menjaga kesehatan, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter dan membuka peluang masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak dan remaja.
Hendra mengungkapkan, dirinya memiliki dua fokus utama dalam pengembangan olahraga di Belawan. Pertama, membangkitkan kembali kejayaan sepak bola yang dahulu menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
Ia menyebutkan, pada era sebelumnya Belawan memiliki sekitar 14 hingga 17 lapangan sepak bola dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi. Namun saat ini, sebagian besar fasilitas tersebut telah beralih fungsi.
“Dulu di Belawan ada sekitar 14 sampai 17 lapangan bola. Sekarang tinggal satu. Ada yang jadi depo kontainer, jadi permukiman, bahkan hutan mangrove. Sarana olahraga kita sudah sangat berkurang,” ungkapnya.
Melalui Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 7 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, ia menjelaskan bahwa DPRD Kota Medan terus mendorong pemerintah kota agar lebih serius dalam menyediakan sarana dan prasarana olahraga yang memadai. Ia berharap Belawan kembali mampu melahirkan atlet yang bisa bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Selain sepak bola, legislator Daerah Pemilihan (Dapil) 2 yang meliputi Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan itu juga berencana mengembangkan cabang olahraga tinju bebas atau Mixed Martial Arts (MMA). Menurutnya, cabang olahraga tersebut dapat menjadi wadah positif bagi anak-anak muda yang rentan terlibat tawuran.
“Daripada tawuran tidak jelas dan berurusan dengan aparat penegak hukum, lebih baik kita arahkan menjadi atlet tinju atau MMA. Bisa berprestasi, bahkan menghasilkan penghasilan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, ruang lingkup olahraga dalam Perda tersebut mencakup tiga jalur pembinaan, yakni jalur keluarga, pendidikan, dan masyarakat. Ketiganya dinilai harus bersinergi untuk membentuk sistem keolahragaan daerah yang terintegrasi dengan sistem olahraga nasional.
Lebih lanjut, Hendra mengingatkan bahwa pemerintah memiliki peran penting melalui Dinas Pemuda dan Olahraga dalam mendukung pembinaan atlet. Namun demikian, partisipasi aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan, termasuk dalam mengajukan program-program pembinaan yang jelas, terarah, dan berkelanjutan.
Menanggapi persoalan sosial seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, Hendra menegaskan bahwa DPRD memiliki fungsi pengawasan serta pengusulan kebijakan. Sementara itu, penindakan terhadap pelanggaran hukum merupakan kewenangan aparat penegak hukum.
Ia berharap, dengan penguatan sektor olahraga yang terencana dan berkelanjutan, generasi muda Belawan dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berprestasi, dan mampu membawa nama baik daerah di berbagai ajang kompetisi.
(Tim,red)

