masukkan script iklan disini
Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gagalkan Penyelundupan Narkoba Bermodus Kemasan Durian di Tol Lubuk Pakam
Deli Serdang – Lensa Nusantara biz 6Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dengan modus penyamaran dalam kemasan durian di pintu keluar Tol Lubuk Pakam, Rabu (20/4/2026) dini hari.
Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kasatres Narkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Fery Kusnadi.
Penindakan dilakukan sekitar pukul 01.30 WIB di kawasan Lampu Merah Lubuk Pakam, setelah petugas melakukan pembuntutan terhadap kendaraan pelaku.
Dari hasil penindakan, petugas mengamankan tiga orang pria yang diduga sebagai kurir narkoba. Ketiganya ditangkap saat mengendarai mobil minibus jenis Avanza yang telah dibuntuti sejak dari wilayah Ledong, Tanjung Balai, melintasi Tol Kisaran hingga menuju pintu keluar Tol Lubuk Pakam.
Dalam penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti dalam jumlah besar, di antaranya sekitar 50 kilogram sabu yang dikemas menyerupai buah durian, ribuan butir pil ekstasi, ratusan kemasan cairan yang dikenal sebagai “happy water”, serta ribuan cartridge atau pod vape yang diduga mengandung zat berbahaya.
Kasatres Narkoba Kompol Dr. Fery Kusnadi membenarkan pengungkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil kerja intelijen dan pembuntutan yang dilakukan secara intensif oleh tim di lapangan.
“Penyergapan terhadap kendaraan pelaku dilakukan saat kondisi lalu lintas memungkinkan untuk meminimalkan risiko. Teknik ini kami gunakan agar tidak terjadi aksi kejar-kejaran yang dapat membahayakan pengguna jalan lain,” ujarnya, Kamis (24/4/2026).
Ia menambahkan, seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Deli Serdang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan yang lebih luas. Ketiga tersangka diduga merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba internasional,” tambahnya.
Saat ini, pihak kepolisian terus mengembangkan kasus tersebut guna menelusuri asal-usul barang haram itu serta kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam jaringan yang sama.
(Tim)


