• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Perkuat Pengawasan dan Perlindungan PMI, Kanim Tanjung Balai Asahan Intensifkan Monitoring Desa Binaan Imigrasi di Kabupaten Asahan

    Redaktur
    Rabu, 06 Mei 2026, 04:15 WIB Last Updated 2026-05-06T11:15:11Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Perkuat Pengawasan dan Perlindungan PMI, Kanim Tanjung Balai Asahan Intensifkan Monitoring Desa Binaan Imigrasi di Kabupaten Asahan

    TANJUNG BALAI ASAHAN, lensa Nusantara biz id Rabu 6 Mei 2026 – Dalam upaya memperkuat pengawasan serta perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI), Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan (Kanim TBA) melalui Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi Desa Binaan Imigrasi (DBI) di Kabupaten Asahan, Rabu (6/5/2026).

    Kegiatan ini dilaksanakan di dua desa, yakni Desa Sei Lunang, Kecamatan Sei Kepayang Timur, dan Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat. Monitoring tersebut merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat peran desa dalam mendukung program keimigrasian, khususnya dalam hal pengawasan dan perlindungan warga yang bekerja ke luar negeri.

    Dalam pelaksanaannya, tim melakukan koordinasi langsung dengan perangkat desa serta menggali data dan informasi terkait warga yang berstatus sebagai Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), PMI, maupun eks PMI. Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya keberangkatan secara prosedural guna menghindari berbagai risiko hukum dan sosial.

    Berdasarkan hasil monitoring, diketahui bahwa sebagian besar warga bekerja ke luar negeri dengan negara tujuan dominan Malaysia. Namun demikian, sistem pendataan terkait CPMI, PMI, dan eks PMI di tingkat desa masih perlu ditingkatkan agar lebih tertib, akurat, dan terintegrasi.

    Tim juga menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah desa dalam melakukan pengawasan serta pencegahan terhadap keberangkatan non-prosedural. Hal ini dinilai krusial untuk meminimalisir potensi terjadinya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) maupun tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM) yang kerap mengintai pekerja migran ilegal.

    Melalui kegiatan ini, Kanim TBA mendorong optimalisasi program Desa Binaan Imigrasi sebagai langkah preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Imigrasi dan pemerintah desa dalam menciptakan tata kelola migrasi yang aman dan tertib.

    Secara keseluruhan, kegiatan monitoring berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Terjalin komunikasi yang baik antara tim pelaksana dan perangkat desa, yang diharapkan dapat terus berlanjut dalam mendukung program keimigrasian ke depan.

    Kanim Tanjung Balai Asahan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan edukasi dan pengawasan, guna memberikan perlindungan maksimal bagi warga negara Indonesia yang bekerja ke luar negeri.
    (Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +