• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Praktisi Hukum Desak Kapoldasu Bertindak Tegas Berantas Begal Sadis, Tawuran, dan Narkoba

    Redaktur
    Minggu, 23 November 2025, 18:32 WIB Last Updated 2025-11-24T02:32:32Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Praktisi Hukum Desak Kapoldasu Bertindak Tegas Berantas Begal Sadis, Tawuran, dan Narkoba


    Medan,  Lensa Nusantara biz id Kamis (20/11/2025) — Praktisi hukum Helmax Alex Sebastian Tampubolon, S.H., M.H., mendesak Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto beserta seluruh jajarannya mengambil langkah serius dan terukur dalam memberantas aksi begal sadis, tawuran antarkelompok remaja, serta peredaran narkoba yang semakin meresahkan masyarakat.

    Helmax, yang juga menjabat sebagai Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cakra Keadilan, menyampaikan bahwa maraknya kejadian begal sadis yang menimbulkan korban luka hingga meninggal dunia menunjukkan adanya kondisi darurat keamanan yang membutuhkan respon cepat dan tegas dari aparat kepolisian.

    Korban Banyak, Pelaku Minim Tertangkap
    Menurut Helmax, angka kejadian begal dalam beberapa bulan terakhir meningkat signifikan, terutama di wilayah hukum Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan. Namun, di tengah tingginya kasus, ia menilai penindakan terhadap para pelaku masih jauh dari maksimal.


    “Banyak korban berjatuhan, tetapi penangkapan pelaku masih minim. Ini tidak boleh dibiarkan. Aparat harus hadir memberikan rasa aman, bukan sekadar menunggu laporan masyarakat,” ujarnya dengan nada tegas.

    Ia juga menyoroti pola kejahatan yang cenderung semakin brutal dan terorganisir, sehingga membutuhkan langkah pemberantasan yang lebih agresif, termasuk patroli rutin, pembentukan tim khusus, serta peningkatan koordinasi lintas satuan.


    Tawuran dan Narkoba Tak Kalah Mengkhawatirkan
    Selain begal, Helmax menyoroti maraknya aksi tawuran remaja yang kerap terjadi pada malam hari dan berpotensi menimbulkan kerusuhan besar. Ia menilai kejadian tersebut harus ditangani secara komprehensif, termasuk dengan pendekatan pembinaan dan edukasi bagi pelajar dan anak muda.

    Tak hanya itu, peredaran narkoba di beberapa titik rawan, terutama kawasan pesisir dan permukiman padat, juga masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat.


    “Tawuran dan narkoba adalah ancaman yang merusak generasi muda. Jika tidak ditangani dengan serius, ini akan menjadi bom waktu bagi Sumatera Utara,” lanjutnya.


    Harapan untuk Kapoldasu
    Helmax berharap Kapoldasu memberikan perhatian khusus terhadap tiga persoalan besar tersebut dengan mengerahkan seluruh sumber daya kepolisian secara efektif, mulai dari peningkatan patroli malam, operasi gabungan, hingga pemberantasan jaringan narkoba di tingkat akar rumput.


    Ia juga meminta agar masyarakat ikut mendukung langkah kepolisian dengan melaporkan aktivitas mencurigakan serta menjaga lingkungan masing-masing agar tetap aman dan kondusif.


    Dengan desakan ini, ia berharap Sumatera Utara dapat kembali menjadi daerah yang aman, nyaman, dan bebas dari rasa takut saat masyarakat beraktivitas.
    (Tim,red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini