masukkan script iklan disini
Aparat Gabungan Amankan Terduga Pelaku Begal di Belawan, Praktisi Hukum Soroti Sinergi Penegakan Hukum
Medan – Lensa Nusantara biz id. Upaya penegakan hukum terhadap kejahatan jalanan kembali menunjukkan hasil. Aparat gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kota Medan, TNI, dan Polri berhasil mengamankan seorang terduga pelaku begal di kawasan Belawan, Minggu (20/4/2026).
Penindakan tersebut berlangsung pada Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 04.50 WIB di Jalan KL Yos Sudarso, tepatnya di depan Sekolah Yapim Belawan. Operasi ini merupakan respons atas meningkatnya keresahan masyarakat akibat maraknya aksi begal dan pencurian dengan kekerasan di wilayah tersebut.
Kegiatan pengamanan melibatkan unsur gabungan dari TNI, Polri, Kecamatan Medan Belawan, serta personel Pom Kodaeral I. Sebelum pelaksanaan, seluruh personel mengikuti briefing, pembagian tugas, dan apel kesiapan yang digelar di Lapangan Apel Pomal Kodaeral I.
Sebanyak 15 personel Pom Kodaeral I dikerahkan dalam operasi ini. Tim bergerak menggunakan dua unit mobil dan empat sepeda motor menuju lokasi sasaran. Saat terduga pelaku melintas, petugas langsung melakukan tindakan cepat dan terukur hingga berhasil mengamankannya tanpa menimbulkan gangguan keamanan di sekitar lokasi.
Terduga pelaku berinisial Iwan Saputra
Lubis alias Iwan Membot (21), warga Belawan, yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi begal dan pencurian dengan kekerasan, termasuk dugaan pembacokan.
Dari tangan pelaku, aparat mengamankan berbagai barang bukti, di antaranya pisau dapur dan pisau cutter, pistol mainan, kunci inggris, serta sejumlah barang pribadi seperti jam tangan, cincin, gelang, kalung, kartu ATM, KTP, dompet, topeng, topi, tas punggung, tas selempang, dokumen pribadi, hingga pakaian.
Saat ini, terduga pelaku masih diamankan di Mako Pom Kodaeral I untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.
Menanggapi hal tersebut, praktisi hukum Helmax Alex Sebastian Tampubolon, SH, MH, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang ditunjukkan oleh aparat dan pemerintah daerah dalam merespons cepat laporan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi lintas instansi ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang rawan tindak kriminal.
“Sinergi antara Pemkot Medan, TNI, dan Polri ini patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa negara hadir dan responsif terhadap ancaman keamanan masyarakat, khususnya di wilayah Belawan,” ujarnya.
Ia juga berharap langkah tegas ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan jalanan serta meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat.
“Penindakan yang cepat dan terukur ini menjadi pesan kuat bahwa setiap bentuk gangguan kamtibmas akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.
(Tim)


