masukkan script iklan disini
Dirjen Ian Heriawan Pastikan Jemaah Haji SUB 16 Berangkat Aman dari Kualanamu Menuju Madinah
DELI SERDANG –lensa Nusantara biz id Direktur Jenderal Pelayanan Haji dan Umrah, Ian Heriawan, turun langsung ke Bandara Internasional Kualanamu, Senin (27/04/2026), guna memastikan kesiapan keberangkatan jemaah haji Kloter 16 Embarkasi Surabaya (SUB 16) asal Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kehadiran Dirjen merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah agar seluruh jemaah yang sempat mengalami keterlambatan akibat gangguan teknis pesawat Saudia dapat segera diberangkatkan menuju Madinah tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan pelayanan.
Langkah cepat ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan optimal, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pelayanan prima bagi seluruh jemaah haji Indonesia.
Sejak pesawat melakukan technical landing di Bandara Internasional Kualanamu, koordinasi intensif dilakukan antara Kementerian Haji dan Umrah, pihak maskapai, otoritas bandara, serta jajaran embarkasi untuk mempercepat penanganan secara terukur dan sesuai standar keselamatan penerbangan.
Ian Heriawan turut menyaksikan langsung proses pemeriksaan dan perbaikan pesawat yang dilakukan sesuai mekanisme dan standar operasional prosedur (SOP) sebelum pesawat dinyatakan layak terbang kembali.
Selama masa transit, seluruh jemaah mendapatkan pelayanan optimal dengan ditempatkan di hotel yang disediakan oleh pihak maskapai. Fasilitas akomodasi, konsumsi, serta transportasi dipastikan terpenuhi, sehingga kondisi jemaah tetap aman, nyaman, dan terjaga.
Setelah melalui proses koordinasi dan penanganan intensif, pada pukul 23.00 WIB seluruh jemaah akhirnya dapat kembali naik ke pesawat dan siap diberangkatkan menuju Madinah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, menyampaikan bahwa kehadiran langsung Dirjen menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap jemaah.
“Ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan seluruh proses berjalan lancar, sehingga jemaah tidak merasa cemas,” ujarnya.
Ia menambahkan, arahan pimpinan menjadi landasan penting dalam memastikan penanganan berjalan cepat, tepat, dan tetap mengedepankan kualitas pelayanan.
Kunjungan strategis ini sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Dalam situasi darurat sekalipun, keselamatan, kenyamanan, dan kepastian layanan bagi jemaah tetap menjadi prioritas utama.


