• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Gagalkan Penyelundupan Sabu Puluhan Kilogram, Diduga Terkait Jaringan Internasional

    Redaktur
    Kamis, 23 April 2026, 23:08 WIB Last Updated 2026-04-24T06:08:42Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Gagalkan Penyelundupan Sabu Puluhan Kilogram, Diduga Terkait Jaringan Internasional

    Deli Serdang — Lensa Nusantara biz id Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Deli Serdang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar yang diduga berasal dari jaringan internasional. Pengungkapan kasus ini dilakukan melalui penyergapan terhadap sebuah mobil minibus di pintu keluar Tol Lubuk Pakam, Kamis (23/4/2026).

    Pengungkapan tersebut merupakan hasil dari operasi pemantauan intensif terhadap pergerakan jaringan peredaran narkoba. Petugas kemudian menghentikan satu unit mobil Toyota Avanza berwarna putih yang sebelumnya telah dipantau sejak dari wilayah Tanjungbalai, masuk melalui pintu Tol Kisaran hingga menuju Lubuk Pakam.


    Dalam penyergapan tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. Ketiganya saat ini telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


    Dari hasil operasi, polisi menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat ditaksir mencapai puluhan kilogram. Selain itu, turut diamankan barang bukti lain berupa pil ekstasi, cairan yang dikenal sebagai “happy water”, serta pod vaping yang diduga mengandung zat terlarang.

    Kasat Resnarkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Fery Kusnadi, menyampaikan bahwa para pelaku diduga kuat merupakan bagian dari sindikat narkotika jaringan internasional.

    “Para pelaku diduga merupakan bagian dari jaringan narkoba internasional yang sedang kami kembangkan lebih lanjut,” ujarnya.

    Dalam pelaksanaan penindakan, petugas menerapkan metode takedown di titik kemacetan, yakni di pintu keluar tol. Strategi ini dipilih untuk meminimalkan risiko terjadinya kejar-kejaran di jalan raya yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

    “Teknik ini memanfaatkan kondisi kendaraan yang berhenti atau melambat, sehingga memungkinkan personel melakukan penyergapan secara cepat dan aman,” jelasnya.

    Berdasarkan informasi sementara, narkotika tersebut diduga akan diedarkan di wilayah Deli Serdang, khususnya di kawasan Lubuk Pakam dan sekitarnya.

    Kompol Fery Kusnadi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Ia juga memastikan bahwa pengembangan kasus akan terus dilakukan guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk pemasok dan pihak lain yang terlibat.


    Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengungkap identitas lengkap para pelaku maupun rincian pasti jumlah barang bukti yang diamankan. Proses penyidikan masih terus berlangsung untuk mendalami asal-usul narkotika serta mengungkap jaringan peredarannya secara menyeluruh.
    (Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini