masukkan script iklan disini
Viral Wanita Ancam Karyawan Toko HP di Medan, Polisi Ungkap Motif Karena Penipuan
Medan, Lensa Nusantara biz id
Jumat, 17 April 2026
Jalan Selamat, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita mengancam karyawan toko handphone dengan sebilah parang di Kota Medan. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat (17/4/2026) siang di sebuah toko ponsel di Jalan Selamat, Kecamatan Medan Amplas.
Pelaku diketahui berinisial AN (26). Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, aksi nekat tersebut dilakukan karena pelaku merasa menjadi korban penipuan saat melakukan pembelian telepon seluler secara online.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak M. Tambunan, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, pelaku mendatangi toko untuk menanyakan pesanan iPhone 13 miliknya yang tidak kunjung diterima.
“Pelaku sebelumnya memesan handphone kepada seseorang yang mengaku sebagai karyawan toko tersebut melalui media sosial,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Sesampainya di lokasi, pelaku yang emosi meminta agar uangnya dikembalikan dan menuduh pihak toko sebagai pelaku penipuan. Karena kesal, pelaku kemudian mengeluarkan sebilah parang untuk mengancam karyawan toko.
Petugas yang menerima laporan segera turun ke lokasi dan melakukan pengamanan terhadap pelaku. Setelah dilakukan penjelasan, diketahui bahwa pelaku ternyata melakukan transaksi melalui akun tidak resmi yang mengatasnamakan toko tersebut.
“Setelah dijelaskan bahwa akun tersebut bukan milik resmi toko, pelaku akhirnya dapat diamankan,” tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku awalnya tertarik dengan promosi iPhone 13 seharga Rp2 juta yang dilihat melalui akun TikTok yang mengatasnamakan toko tersebut. Pelaku kemudian mentransfer sejumlah uang, namun terus diminta tambahan pembayaran hingga total mencapai Rp10 juta.
Meski telah mentransfer uang dalam jumlah besar, barang yang dijanjikan tidak pernah diterima. Hal tersebut yang memicu pelaku mendatangi toko untuk meminta pertanggungjawaban.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Medan Kota guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi online dan memastikan keaslian akun penjual sebelum melakukan pembayaran guna menghindari tindak penipuan.
(Tim)


