• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Lapas Perempuan Medan Gelar Skrining Kesehatan Rutin, 130 WBP Ikuti Deteksi Dini IMS dan Kanker Serviks

    Redaktur
    Rabu, 06 Mei 2026, 07:35 WIB Last Updated 2026-05-06T14:35:33Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
     Lapas Perempuan Medan Gelar Skrining Kesehatan Rutin, 130 WBP Ikuti Deteksi Dini IMS dan Kanker Serviks

    MEDAN –lensa Nusantara biz id Dalam upaya menjaga kesehatan serta meningkatkan deteksi dini terhadap risiko penyakit menular, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Medan menggelar kegiatan skrining kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (06/05/2026).

    Kegiatan yang dilaksanakan di area blok hunian ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tiga bulan sekali. Fokus utama skrining kali ini meliputi deteksi dini Infeksi Menular Seksual (IMS) serta pencegahan kanker serviks melalui metode IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat).

    Untuk memastikan pelayanan medis berjalan optimal, pihak Lapas Perempuan Medan bekerja sama dengan tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Helvetia. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Medan Helvetia serta Ketua Tim Puskesmas Helvetia, dr. Renny, bersama jajaran tenaga medis yang terlibat langsung dalam pemeriksaan.

    Sebanyak 130 Warga Binaan mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Adapun layanan yang diberikan meliputi skrining IMS kepada 100 peserta melalui rapid test HIV dan sifilis, serta pemeriksaan IVA Test bagi 30 peserta sebagai langkah deteksi dini kanker leher rahim.

    Pihak Lapas Perempuan Medan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang layak, merata, dan humanis kepada seluruh Warga Binaan. Selain itu, skrining rutin ini juga menjadi langkah strategis dalam mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan lapas.

    “Melalui kegiatan ini, kami berharap setiap potensi gangguan kesehatan dapat terdeteksi sejak dini, sehingga penanganan medis bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar pihak Lapas.

    Dengan adanya skrining kesehatan berkala ini, diharapkan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terjaga, serta tercipta lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan produktif.(Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +