• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Ketua PPIH dan Bupati Madina Sambut Kepulangan Kloter 06 Debarkasi Medan, Petugas Haji Terima Penghargaan atas Dedikasi Melayani Jemaah

    Redaktur
    Minggu, 07 Juni 2026, 21:52 WIB Last Updated 2026-06-08T05:19:32Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Ketua PPIH dan Bupati Madina Sambut Kepulangan Kloter 06 Debarkasi Medan, Petugas Haji Terima Penghargaan atas Dedikasi Melayani Jemaah

    Medan – Lensa Nusantara biz id Sebanyak 358 jemaah haji dan petugas Kelompok Terbang (Kloter) 06 Debarkasi Medan tiba kembali di Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

     Kedatangan para Duyufurrahman disambut secara resmi oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Medan bersama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal di Gedung Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Senin (8/6/2026).

    Sebelumnya, pesawat yang mengangkut jemaah Kloter 06 mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, pada pukul 02.55 WIB. Suasana haru dan penuh syukur mewarnai kepulangan para jemaah yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

    Berdasarkan data PPIH Debarkasi Medan, Kloter 06 berjumlah 358 orang yang terdiri atas 352 jemaah dan enam petugas kloter, dengan rincian 140 laki-laki dan 218 perempuan. Mayoritas jemaah berasal dari Kabupaten Mandailing Natal sebanyak 339 orang, disusul Kabupaten Toba tujuh orang, Kabupaten Nias Selatan empat orang, Kabupaten Nias Utara satu orang, dan Kota Medan satu orang. Kloter ini juga didampingi dua Petugas Haji Daerah (PHD) dan empat petugas pusat selama pelaksanaan ibadah haji.

    Hadir dalam acara penyambutan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua PPIH
     Embarkasi/Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, MA, Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution, SH, MM, Staf Ahli Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Kabag Kesejahteraan Rakyat Pemkab Mandailing Natal, Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kanwil Kemenhaj Sumut sekaligus Sekretaris PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan Dr. H. Torang Rambe, M.Ag, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mandailing Natal H. Ahmad Zainul Khobir, S.Ag., MM, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Asahan H. Jamaluddin, MA, Wakil Ketua BAZDA Provinsi Sumatera Utara H. Mussadda Lubis, MA, Direktur PT ALS H. Chandra Lubis, unsur PPIH, P3IH, serta instansi terkait lainnya.

    Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Pembimbing Ibadah Kloter 06, Armen Rahmad Hasibuan, sebagai ungkapan syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan selamat.
    Dalam sambutan Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, MA, yang dibacakan Sekretaris PPIH Dr. H. Torang Rambe, M.Ag, disampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah berhasil menunaikan rukun Islam kelima.

    “Selamat datang kembali di Tanah Air. Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan hajjah mabrurah. Kemabruran haji hendaknya tercermin dalam peningkatan kualitas ibadah kepada Allah SWT, akhlak yang semakin baik, serta kepedulian sosial yang semakin tinggi terhadap sesama,” ujarnya.
    Menurut Torang Rambe, haji mabrur setidaknya memiliki tiga indikator utama, yakni semakin dekat kepada Allah SWT dalam aspek ubudiyah, semakin baik dalam akhlak dan perilaku sehari-hari, serta semakin peduli terhadap kehidupan sosial dan kemaslahatan umat.

    Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama mendampingi jemaah, PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan memberikan penghargaan kepada petugas Kloter 06 melalui prosesi pengalungan selempang yang dilakukan oleh Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan bersama Bupati Mandailing Natal.
    Penghargaan tersebut diberikan kepada Ketua Kloter 06, Imron Rosadi, dan Dokter Kloter, dr. Ahmad Zhohir Sitompul. Keduanya dinilai telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab yang tinggi dalam memberikan pelayanan, pembinaan, perlindungan, serta pendampingan kepada jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.

    PPIH juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), Ketua Rombongan (Karom), Ketua Regu (Karu), serta seluruh jemaah yang telah menjaga kekompakan, ketertiban, dan kebersamaan selama menjalankan ibadah haji.

    Pada kesempatan yang sama, dokter dari Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan, dr. Zulfan Anshori, memberikan edukasi kesehatan pascahaji kepada seluruh jemaah. Ia mengimbau agar para jemaah melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri selama 21 hari setelah tiba di Indonesia.

    Jemaah juga diminta tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang,
     beristirahat cukup, menggunakan masker apabila mengalami gejala gangguan kesehatan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan kesehatan. Selain itu, jemaah diimbau menyampaikan riwayat perjalanan hajinya kepada petugas kesehatan guna memperoleh pelayanan yang optimal.

    Di tengah kebahagiaan kepulangan Kloter 06, terdapat kabar duka yang turut menyelimuti rombongan. Seorang jemaah asal Kabupaten Mandailing Natal, Isron Baitul, wafat di Tanah Suci dan dimakamkan di Makkah. Seluruh hadirin diajak mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.

    PPIH juga mencatat adanya pergerakan jemaah melalui mekanisme tanazul selama operasional haji. Dua jemaah tercatat masuk ke manifest Kloter 06, yakni Tialam Pinayungan Harahap dari Kloter 10 asal Kabupaten Labuhanbatu dan Muhammad Rizky Nasution dari Kloter 17 asal Kota Medan. Namun, Tialam Pinayungan Harahap kembali keluar dari manifest Kloter 06 sebagai bagian dari penyesuaian operasional penerbangan dan penempatan kloter. Proses tanazul tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan dan mobilitas jemaah berjalan optimal sesuai kebutuhan di lapangan.

    Kloter 06 dipimpin oleh Imron Rosadi selaku Ketua Kloter (TPHI), didampingi Armen Rahmad Hasibuan sebagai Pembimbing Ibadah (TPIHI), dr. Ahmad Zhohir Sitompul sebagai Dokter Kloter (TKHI), Syarifah Aini Ray sebagai Paramedis (TKHI), serta dua Petugas Haji Daerah (PHD), yakni Damri Suhaimi Tambunan dan Muhammad Yusria.
    Usai mengikuti seluruh rangkaian acara penyambutan, para jemaah diarahkan menuju area pengambilan bagasi yang berjumlah 359 koli sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing untuk berkumpul kembali bersama keluarga.

    Kepulangan Kloter 06 menjadi momentum penuh syukur sekaligus pengingat bahwa ibadah haji tidak berakhir saat meninggalkan Tanah Suci. Kemabruran yang diraih diharapkan terus terjaga dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari, sehingga para jemaah mampu menjadi teladan serta membawa nilai-nilai kebaikan bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
    (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini