masukkan script iklan disini
Ketua PPIH Sambut Kepulangan Kloter 12 Debarkasi Medan, 357 Jemaah Haji Didorong Menjadi Teladan Kemabruran di Tengah Masyarakat
MEDAN –lensa Nusantara biz id Sebanyak 357 jemaah haji dan petugas Kelompok Terbang (Kloter) 12 Debarkasi Medan tiba kembali di Tanah Air dengan selamat setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Kedatangan jemaah yang didominasi asal Kota Padangsidimpuan tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A., di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Senin (15/6/2026).
Sebelumnya, pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 947 yang mengangkut rombongan Kloter 12 mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, pada pukul 05.26 WIB. Setelah melalui proses kedatangan dan pemeriksaan sesuai prosedur, seluruh jemaah diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan untuk mengikuti prosesi penerimaan resmi oleh PPIH.
Berdasarkan data PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan, Kloter 12 berjumlah 357 orang yang terdiri atas 340 jemaah asal Kota Padangsidimpuan, tujuh jemaah asal Kabupaten Tapanuli Utara, dua jemaah asal Kabupaten Tapanuli Tengah, satu jemaah asal Kabupaten Asahan, satu jemaah asal Kota Medan, serta petugas kloter dan petugas haji daerah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 151 orang merupakan jemaah laki-laki dan 206 orang jemaah perempuan.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunte, S.KM., M.Kes., Asisten Administrasi Umum Pemko Padangsidimpuan Moh. Ary Junaidi Dwi P. Lubis, S.E., M.M., Kabag Kesra Pemko Padangsidimpuan Rudianto Nasution, S.H., Sekretaris PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan Dr. H. Torang Rambe, M.Ag., Ketua MUI Kota Padangsidimpuan H. Zulfan Hasibuan, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padangsidimpuan Drs. H. Iswardin, M.Pd., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Asahan H. Jamaluddin, M.M., Wakil Ketua Baznas Sumatera Utara Dr. H. Sultoni, M.A., jajaran PPIH, P3IH, serta para tamu undangan lainnya.
Acara penyambutan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin Pembimbing Ibadah Kloter 12, H. Akmal Marzuki Harahap, sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji dan kepulangan seluruh jemaah ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat.
Dalam sambutannya, Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A., mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat dan kesempatan yang diberikan Allah SWT sehingga dapat menyempurnakan ibadah haji dan kembali ke Indonesia dengan selamat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padangsidimpuan, khususnya Wali Kota Padangsidimpuan yang hadir langsung menyambut para jemaah di Asrama Haji Medan.
“Kehadiran Bapak Wali Kota menunjukkan besarnya perhatian dan kecintaan pemerintah daerah kepada para jemaah haji. Beliau ingin memastikan masyarakatnya yang baru kembali dari Tanah Suci dapat disambut dengan baik sebelum kembali ke kampung halaman,” ujar Zulkifli.
Lebih lanjut, Zulkifli menekankan bahwa kemabruran haji tidak hanya ditunjukkan saat berada di Tanah Suci, tetapi harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Kami berharap Bapak dan Ibu menjadi teladan di lingkungan masing-masing, menebarkan kemaslahatan, menjaga kedamaian, meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT, serta terus berbagi dengan sesama. Itulah salah satu tanda haji yang mabrur dan hajah yang mabrurah,” pesannya.
Menurutnya, para jemaah haji memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sosial dan keagamaan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Nilai-nilai kesabaran, kedisiplinan, keikhlasan, persaudaraan, serta semangat berbagi yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji diharapkan dapat terus dipelihara dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada kesempatan tersebut, PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan juga memberikan penghargaan kepada petugas kloter melalui prosesi pengalungan selempang apresiasi yang dilakukan oleh Wali Kota Padangsidimpuan bersama Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan. Pengalungan selempang diberikan kepada Pembimbing Ibadah Kloter H. Akmal Marzuki Harahap dan Dokter Kloter dr. Uswatul Khoirot sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, pengabdian, dan pelayanan yang telah diberikan selama mendampingi jemaah di Tanah Suci.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada seluruh petugas kloter, ketua rombongan, ketua regu, serta para jemaah yang telah menjaga kekompakan, kedisiplinan, ketertiban, serta nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama menjalankan ibadah haji.
Dalam rangkaian acara, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan melalui dr. Indah Mayasari turut memberikan edukasi kesehatan kepada para jemaah. Ia mengimbau seluruh jemaah untuk melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri selama 21 hari sejak tiba di Indonesia, terhitung mulai 15 Juni hingga 6 Juli 2026.
Menurutnya, masa pemantauan tersebut sangat penting untuk mendeteksi secara dini kemungkinan munculnya gejala penyakit pascaperjalanan internasional. Oleh karena itu, jemaah diminta segera melapor ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami demam, batuk, pilek, sesak napas, nyeri tenggorokan, atau keluhan kesehatan lainnya.
Selain itu, para jemaah juga diimbau untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menggunakan masker saat berinteraksi dengan banyak orang, menjaga kebersihan tangan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak istirahat, serta menjaga kebugaran tubuh setelah menjalani perjalanan panjang dari Arab Saudi.
Setelah seluruh rangkaian acara selesai, para jemaah menerima paspor, air zamzam, serta barang bawaan sesuai nomor manifes sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing.
Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan ketika para jemaah bersiap meninggalkan lokasi. Setelah lebih dari 40 hari menjalankan rukun Islam kelima di Tanah Suci, mereka akhirnya dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.
Kepulangan Kloter 12 tidak hanya menandai berakhirnya perjalanan ibadah yang panjang, tetapi juga menjadi awal pengabdian baru di tengah masyarakat. Harapannya, nilai-nilai kemabruran haji yang telah diraih dapat terus terjaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga memberikan manfaat, keteladanan, serta keberkahan bagi lingkungan sekitar.
(Red)


