• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Ketua Yayasan PETIA dan Rumah Qur'an Peradaban Ajak Umat Bersatu Wujudkan Pembangunan Masjid dan TPQ di Klambir V

    Redaktur
    Sabtu, 18 Juli 2026, 21:51 WIB Last Updated 2026-07-19T04:54:47Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Ketua Yayasan PETIA dan Rumah Qur'an Peradaban Ajak Umat Bersatu Wujudkan Pembangunan Masjid dan TPQ di Klambir V

    DELI SERDANG, Lensa Nusantara biz id Sabtu 18 Juli 2026 – Komitmen membangun peradaban Islam melalui pendidikan kembali digaungkan di Kabupaten Deli Serdang. Ketua Yayasan PETIA (Perguruan Tinggi Ilmu Al-Ikhlas), Rules Gajah, S.Kom, mengajak para dermawan, donatur, tokoh masyarakat, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh umat Islam untuk bersama-sama mendukung pembangunan Masjid dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Jalan Ulayat C, Dusun XIX, Desa Klambir V, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

    Menurut Rules Gajah, pembangunan masjid dan TPQ bukan sekadar membangun fasilitas fisik, tetapi merupakan langkah nyata dalam menciptakan pusat pendidikan Islam yang mampu melahirkan generasi Qur'ani, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap kemajuan bangsa dan umat.

    "Pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun peradaban. Kami mengajak seluruh donatur dan masyarakat untuk bersama-sama mengambil bagian dalam perjuangan mulia ini. Semoga Masjid dan Taman Pendidikan Al-Qur'an ini menjadi tempat lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu memberikan manfaat bagi bangsa, negara, dan umat manusia," ujar Rules Gajah, Sabtu (18/7/2026).

    Ajakan tersebut sejalan dengan semangat yang diusung Pengasuh Rumah Qur'an dan Peradaban, Muhammad Mas'ud Silalahi, S.Sos, yang kini memimpin upaya melanjutkan pembangunan kawasan Masjid dan TPQ di lokasi tersebut.

    Mas'ud Silalahi menjelaskan bahwa pembangunan yang dilakukan saat ini merupakan kelanjutan dari cita-cita para pendahulu. Di lokasi tersebut sebelumnya telah berdiri sebuah musholla serta pondasi empat ruang TPQ yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Namun, karena berbagai kendala, termasuk faktor usia pengelola dan perpindahan penduduk, proses pembangunan sempat terhenti selama beberapa tahun.

    "Kami tidak memulai dari nol. Kami hanya melanjutkan amanah dan perjuangan para pendahulu yang telah mewakafkan tenaga, pikiran, dan hartanya demi tegaknya syiar Islam di tempat ini. Amanah pengelolaan kawasan ini telah dihibahkan kepada kami agar pembangunan dapat diteruskan hingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," jelas Mas'ud.

    Ia menambahkan, keberadaan Masjid dan TPQ tersebut mendapat dukungan dari tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan (OKP), para ulama, serta berbagai elemen masyarakat yang berharap kawasan tersebut menjadi pusat pembinaan umat.

    Di atas lahan hibah seluas kurang lebih 80 x 80 meter, kawasan tersebut dirancang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan yang meliputi pembangunan masjid, ruang belajar TPQ, pendidikan karakter, pembinaan hafiz Al-Qur'an, kegiatan dakwah, pemberdayaan ekonomi umat, pelayanan sosial, hingga berbagai program kemasyarakatan yang dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

    Rules Gajah menegaskan, Yayasan PETIA berkomitmen mendukung setiap gerakan yang bertujuan memperkuat pendidikan berbasis Al-Qur'an sebagai pondasi membangun sumber daya manusia yang unggul.

    "Peradaban besar selalu lahir dari pendidikan yang kuat. Karena itu, pembangunan ini bukan hanya mendirikan bangunan fisik, melainkan membangun masa depan umat. Setiap batu yang disumbangkan, setiap rupiah yang diinfakkan, setiap tenaga dan doa yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir," tegasnya.

    Sementara itu, Muhammad Mas'ud Silalahi kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, serta kaum muslimin di mana pun berada untuk ikut berpartisipasi sesuai kemampuan, baik melalui doa, tenaga, pemikiran, material, maupun infak pembangunan.

    Ia berharap pembangunan Masjid dan TPQ tersebut dapat segera terwujud sehingga menjadi pusat lahirnya generasi Qur'ani yang cerdas, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan negara.

    "Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kami optimistis pembangunan ini dapat segera diwujudkan. Masjid dan TPQ ini diharapkan menjadi pusat ibadah, pendidikan, pembinaan karakter, serta peradaban Islam yang manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat hingga generasi mendatang," pungkasnya.

    Pembangunan Masjid dan Taman Pendidikan Al-Qur'an di Dusun XIX, Desa Klambir V diharapkan menjadi simbol kebangkitan pendidikan Islam di Kabupaten Deli Serdang, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman, persaudaraan, dan kepedulian sosial dalam membangun masyarakat yang religius, berilmu, dan berdaya saing.
    (Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini