• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Ketum PWI Pusat: Wartawan Jangan Terlibat Narkoba dan Judi, Dukung Penuh Aparat Berantas Kejahatan

    Redaktur
    Minggu, 05 Juli 2026, 01:17 WIB Last Updated 2026-07-05T08:17:41Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Ketum PWI Pusat: Wartawan Jangan Terlibat Narkoba dan Judi, Dukung Penuh Aparat Berantas Kejahatan

    LANGKAT –lensa Nusantara biz id Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Drs. H. Akhmad Munir, menegaskan komitmen PWI untuk mendukung penuh aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba dan praktik perjudian di seluruh Indonesia. Ia mengingatkan seluruh anggota PWI agar tidak terlibat, membekingi, maupun menghalangi upaya penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan tersebut.

    Penegasan itu disampaikan Akhmad Munir saat memberikan arahan pada kegiatan Family Gathering (FG) PWI Sumatera Utara yang berlangsung di Jona Garden, Kabupaten Langkat, Sabtu (4/7/2026).
    Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PWI Sumatera Utara H. Farianda Putra Sinik, SE beserta istri, Ketua Panitia Family Gathering Amrizal, SH, MH, didampingi Sekretaris Panitia Fahrur Rozi, Dewan Kehormatan PWI Sumut Anton Panggabean, Agus Safaruddin Lubis, Surya Lubis, para pengurus PWI kabupaten/kota se-Sumatera Utara, serta sekitar 1.250 anggota beserta keluarga besar PWI Sumut.

    Dalam arahannya, Akhmad Munir menegaskan bahwa menjaga marwah organisasi merupakan tanggung jawab seluruh anggota PWI. Oleh karena itu, ia meminta wartawan tidak menjalin kerja sama dengan jaringan peredaran narkoba maupun praktik perjudian dalam bentuk apa pun.

    "Kita harus berkomitmen menjaga marwah PWI di mana pun berada. Saya ingatkan, wartawan jangan sampai bekerja sama, membekingi, apalagi menghalangi aparat dalam memberantas narkoba dan judi, termasuk para pengedar maupun pelakunya. Sebaliknya, kita harus mendorong agar bisnis haram tersebut diberantas," tegasnya.

    Menurut Akhmad Munir, wartawan memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba dan perjudian. Karena itu, ia kembali mengingatkan seluruh anggota PWI agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika maupun praktik perjudian.

    Ia menilai persoalan tersebut masih menjadi ancaman serius di sejumlah daerah, termasuk Sumatera Utara yang dikenal sebagai salah satu wilayah rawan peredaran narkoba.

    "Apalagi Sumatera Utara termasuk daerah yang rentan terhadap ancaman narkoba. Saya ingatkan, jangan sampai ada kerja sama, apalagi keterlibatan. Mari kita jaga profesi jurnalistik ini dengan baik, patuh terhadap Kode Etik Jurnalistik dan amanah Undang-Undang Pers," ujarnya.

    Selain menekankan pentingnya integritas wartawan, Akhmad Munir juga memberikan apresiasi kepada PWI Sumatera Utara yang secara konsisten menyelenggarakan Family Gathering setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah yang efektif untuk mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta membangun kekompakan di lingkungan organisasi.

    "Kita patut mengapresiasi kegiatan ini. Sebagai organisasi besar, kita harus bangga terhadap korps PWI. Kita harus menjaga profesi wartawan yang bermartabat dan terus meningkatkan profesionalisme dalam menghadirkan pemberitaan yang berkualitas di tengah masyarakat. PWI harus tetap solid dan kompak," katanya.

    Pada kesempatan itu, Akhmad Munir juga mengungkapkan bahwa PWI Pusat dalam waktu dekat akan melaksanakan konsolidasi organisasi melalui sidang paripurna. Ia mengajak seluruh pengurus PWI di daerah untuk terus memperkuat pembinaan organisasi dengan merangkul wartawan senior maupun generasi muda agar aktif berkontribusi dalam membesarkan PWI.

    Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan menjadi kunci dalam mencetak wartawan yang profesional, berintegritas, dan memahami tanggung jawabnya sebagai pilar demokrasi.
    "Kepada seluruh pengurus, teruslah melakukan pembinaan, memperkuat pemahaman terhadap Kode Etik Jurnalistik, AD/ART organisasi, serta menaati seluruh aturan profesi wartawan. Mari bersama-sama membangun organisasi dan mendukung pembangunan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
    (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +