masukkan script iklan disini
Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Jalin Kolaborasi Strategis dengan DLH Kota Medan dan Kecamatan Medan Helvetia
MEDAN –lensa Nusantara biz id Dalam upaya memperkuat sinergi lintas instansi serta mengoptimalkan tata kelola lingkungan dan kemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Medan menggelar audiensi strategis bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan dan Pemerintah Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat kolaboratif tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan persepsi, mempererat koordinasi, serta membangun komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing instansi.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya penataan dan pengelolaan kebersihan lingkungan di area Lapas, pengelolaan sampah secara terpadu, hingga program penghijauan sebagai langkah menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Selain aspek lingkungan, audiensi juga membahas penguatan koordinasi kewilayahan bersama Pemerintah Kecamatan Medan Helvetia. Pembahasan mencakup dukungan administrasi kependudukan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), penguatan integrasi sosial, serta upaya bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di sekitar Lapas.
Tak hanya itu, kedua belah pihak turut menjajaki peluang kerja sama dalam penyelenggaraan program edukasi dan pelatihan pengelolaan lingkungan hidup berbasis pemberdayaan warga binaan. Program ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat bagi WBP sebagai bagian dari proses pembinaan dan persiapan reintegrasi sosial setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Medan, Yekti Apriyanti, menegaskan bahwa kolaborasi yang terbuka dan berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pemasyarakatan.
"Keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan dukungan, koordinasi, dan sinergi yang kuat dengan seluruh instansi terkait agar pelayanan kepada masyarakat maupun pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan secara optimal," ujar Yekti Apriyanti.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan dan Pemerintah Kecamatan Medan Helvetia atas sambutan positif serta komitmen yang diberikan dalam mendukung berbagai program pembinaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Medan.
Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat dan berkesinambungan antara Lapas Perempuan Kelas IIA Medan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, dan Pemerintah Kecamatan Medan Helvetia.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, aman, serta mendukung terciptanya pembinaan warga binaan yang lebih berkualitas, humanis, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial.
(Tim)


