masukkan script iklan disini
Produk Warga Binaan Lapas Perempuan Medan Tembus Gallery Mustika Deli, Berdaya Saing Bersama UMKM Kota Medan
MEDAN — Lensa Nusantara biz id Produk hasil karya warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Medan kini mendapat ruang pemasaran yang semakin luas. Berbagai produk hasil pembinaan kemandirian warga binaan dipasarkan melalui Gallery Mustika Deli yang berada di Mall Pelayanan Publik Kota Medan, berdampingan dengan produk-produk unggulan pelaku UMKM Kota Medan.
Kehadiran produk warga binaan di Gallery Mustika Deli menjadi bagian dari upaya memperluas akses pemasaran sekaligus memperkenalkan hasil pembinaan kepada masyarakat. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa keterampilan yang diperoleh warga binaan selama menjalani masa pembinaan mampu menghasilkan produk yang memiliki kualitas serta nilai ekonomi.
Pada Rabu (19/8/2026), Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Medan, Yekti Apriyanti, bersama Ketua Dekranasda Kota Medan, Airin Rico Waas, meninjau langsung keberadaan dan pemasaran produk-produk hasil karya warga binaan di Gallery Mustika Deli.
Dalam kesempatan tersebut, keduanya melihat secara langsung berbagai produk yang telah ditempatkan di galeri sebagai bagian dari pengembangan pemasaran hasil pembinaan kemandirian warga binaan.
Yekti Apriyanti menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian yang diberikan kepada warga binaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga diarahkan agar menghasilkan karya yang memiliki nilai manfaat dan nilai jual.
Menurutnya, tersedianya ruang pemasaran seperti Gallery Mustika Deli menjadi peluang penting untuk memperkenalkan produk warga binaan kepada masyarakat sekaligus mendorong mereka agar semakin percaya diri dalam mengembangkan keterampilan yang dimiliki.
“Pembinaan kemandirian tidak berhenti pada proses menghasilkan produk. Hasil karya warga binaan juga membutuhkan ruang promosi dan pemasaran agar dapat dikenal lebih luas dan memiliki nilai ekonomi,” ujar Yekti.
Ia menambahkan, perluasan akses pasar diharapkan dapat memberikan motivasi kepada warga binaan untuk terus meningkatkan kreativitas, kualitas dan inovasi produk yang dihasilkan selama mengikuti program pembinaan di Lapas.
Kehadiran produk warga binaan di Gallery Mustika Deli juga menjadi bentuk sinergi antara Lapas Perempuan Kelas IIA Medan dengan Dekranasda Kota Medan dalam mendorong pengembangan produk hasil pembinaan agar dapat berdampingan dan bersaing secara positif dengan produk UMKM lainnya.
Melalui kolaborasi tersebut, Lapas Perempuan Kelas IIA Medan berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal dan mengapresiasi hasil karya warga binaan. Dukungan terhadap pemasaran produk juga diharapkan dapat menjadi bekal kemandirian bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
Selain memberikan nilai ekonomi, pemasaran produk hasil karya warga binaan menjadi bagian penting dari proses reintegrasi sosial. Warga binaan didorong untuk memiliki keterampilan produktif, semangat berkarya serta kemampuan untuk membangun kehidupan yang mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.
Dengan semakin terbukanya akses pemasaran, karya warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Medan diharapkan tidak hanya menjadi hasil dari program pembinaan, tetapi juga mampu berkembang menjadi produk yang memiliki daya saing dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan mereka di masa mendatang.
(Tim)


