• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Reses Ade Jona Serap Aspirasi Warga, Soroti SPP SMA-SMK, KIP, MBG hingga Lapangan Kerja

    Redaktur
    Rabu, 12 Agustus 2026, 08:57 WIB Last Updated 2026-08-12T15:57:39Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Reses Ade Jona Serap Aspirasi Warga, Soroti SPP SMA-SMK, KIP, MBG hingga Lapangan Kerja

    MEDAN — Lensa Nusantara biz id Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Ade Jona Prasetyo, kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan reses untuk menyerap berbagai aspirasi dan keluhan warga. Dalam pertemuan tersebut,
     masyarakat menyampaikan beragam persoalan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan sehari-hari, mulai dari
     kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), biaya pendidikan, Kartu Indonesia Pintar (KIP), pelayanan kesehatan dan BPJS, hingga persoalan lapangan kerja.

    Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis. Warga diberi kesempatan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sekaligus berharap agar aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

    SPP SMA dan SMK Negeri Turut Disorot
    Salah satu persoalan yang mendapat perhatian adalah biaya pendidikan, khususnya terkait pembayaran SPP di tingkat SMA dan SMK negeri.

    Tokoh masyarakat Medan Kota, Ir. Marisal R. Purba, turut menyampaikan keluhan masyarakat mengenai masih adanya pembayaran bulanan yang dinilai menjadi beban bagi sebagian orang tua siswa.
    Ia berharap pemerintah dapat melakukan evaluasi terhadap kebijakan biaya pendidikan di sekolah negeri, sehingga tidak semakin memberatkan masyarakat, terutama keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

    Menanggapi aspirasi tersebut, Ade Jona langsung menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, untuk meminta penjelasan sekaligus memastikan informasi yang disampaikan masyarakat.

    Langkah tersebut dilakukan agar persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat memperoleh penjelasan yang jelas dan tidak berhenti sebatas keluhan dalam forum reses.
    Warga Pertanyakan Ketepatan Data Penerima KIP
    Selain persoalan SPP, warga juga menyampaikan keluhan terkait program Kartu Indonesia Pintar (KIP).

    Sejumlah warga mempertanyakan ketepatan data penerima bantuan pendidikan. Mereka berharap pendataan penerima KIP dapat terus diperbarui agar bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.

    Menurut warga, kondisi ekonomi keluarga dapat berubah sehingga data penerima bantuan juga perlu dievaluasi secara berkala. Dengan demikian, anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh kesempatan mendapatkan akses pendidikan yang layak.

    Aspirasi tersebut menjadi perhatian Ade Jona untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan pihak terkait sesuai kewenangan.
    Anak Muda Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Pekerjaan
    Persoalan lapangan kerja juga menjadi salah satu topik yang mencuat dalam sesi dialog.

    Seorang pemuda lulusan SMK menyampaikan keluhannya mengenai sulitnya memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan.

    Ade Jona kemudian menanyakan latar belakang pendidikan pemuda tersebut. Setelah mengetahui bahwa pemuda itu merupakan lulusan SMK, Ade Jona memberikan respons secara spontan.

    “Buat lamaranmu besok. Kerja ke pabrik saya.”
    Pernyataan tersebut langsung mendapat sambutan positif dan tepuk tangan dari masyarakat yang hadir.

    Respons itu sekaligus menunjukkan perhatian terhadap persoalan kesempatan kerja bagi generasi muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan yang membutuhkan akses lebih luas ke dunia industri.
    Warga Sakit Dibantu Mendapatkan Pelayanan
    Di tengah berlangsungnya kegiatan, Ade Jona juga menerima informasi mengenai seorang warga yang sedang mengalami sakit.

    Mendapat informasi tersebut, Ade Jona meminta timnya segera membantu membawa warga bersangkutan ke rumah sakit agar dapat memperoleh penanganan medis.

    Ia juga meminta masyarakat menyimpan kontak timnya sebagai jalur komunikasi apabila mengalami kendala dalam memperoleh pelayanan kesehatan, termasuk ketika menghadapi persoalan pelayanan di rumah sakit.

    Menurutnya, persoalan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sehingga harus mendapat perhatian dan respons yang cepat.
    Aspirasi Warga Menjadi Catatan untuk Ditindaklanjuti

    Ade Jona menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tanggung jawab anggota DPR RI untuk turun langsung ke masyarakat dan mendengarkan persoalan yang dihadapi warga.

    Ia menekankan pentingnya kader Partai Gerindra untuk hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan secara langsung, serta berupaya memperjuangkan aspirasi tersebut sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

    Berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bahan catatan untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait.

    Aspirasi yang muncul tidak hanya menyangkut pendidikan dan kesehatan, tetapi juga kualitas pelaksanaan MBG, ketepatan penerima KIP, pelayanan BPJS, serta kebutuhan lapangan kerja bagi generasi muda.

    Reses Ditutup dengan Pemberian Bantuan
    Kegiatan reses kemudian ditutup dengan pemberian bantuan kepada masyarakat. Bantuan yang diberikan berupa beras kemasan 5 kilogram, uang tali asih, serta nasi kotak.

    Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian dalam kegiatan reses sekaligus bentuk kebersamaan dengan masyarakat.

    Ade Jona berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan warga tidak berhenti sebagai catatan dalam forum, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

    “Reses bukan hanya tempat untuk bertemu, tetapi bagaimana kita mendengar langsung persoalan masyarakat dan berusaha mencari jalan keluarnya sesuai dengan kewenangan yang kita miliki,” demikian semangat yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

    Melalui kegiatan reses ini, masyarakat berharap berbagai persoalan yang mereka sampaikan, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, program MBG hingga lapangan kerja, dapat memperoleh perhatian dan solusi yang nyata.
    (Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini