masukkan script iklan disini
Parkir Sembarangan di Jalan Sei Batang Hari Dikeluhkan, Satlantas Polrestabes Medan Akan Koordinasi dengan Dishub
MEDAN – Lensa Nusantara biz id Persoalan kendaraan yang parkir sembarangan di badan Jalan Sei Batang Hari, Kota Medan, semakin dikeluhkan pengguna jalan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kemacetan, khususnya di kawasan yang berdekatan dengan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan.
Sejumlah kendaraan terlihat memanfaatkan sebagian badan jalan sebagai lokasi parkir. Akibatnya, ruas jalan yang seharusnya digunakan untuk mobilitas kendaraan menjadi menyempit dan mengurangi ruang gerak pengguna jalan lainnya.
Kondisi tersebut membuat para pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas. Pada jam-jam tertentu, penyempitan badan jalan juga berpotensi menyebabkan perlambatan arus lalu lintas.
Persoalan ini mendapat perhatian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan. Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP SL Widodo, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti informasi terkait kendaraan yang parkir sembarangan dan diduga melanggar ketentuan yang berlaku.
“Terima kasih informasinya, kami akan koordinasi dan kolaborasi dengan Dishub Kota Medan,” ujar AKBP SL Widodo saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan seluler, Selasa (1/9/2026).
Pernyataan tersebut menjadi harapan bagi masyarakat dan pengguna jalan yang setiap hari melintasi Jalan Sei Batang Hari. Warga berharap persoalan penyempitan badan jalan akibat kendaraan yang parkir dapat segera mendapat penanganan.
Sebab, keberadaan kendaraan yang menggunakan badan jalan sebagai tempat parkir bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan masyarakat.
Ketika sebagian badan jalan dipenuhi kendaraan yang parkir, ruang gerak kendaraan yang melintas otomatis menjadi lebih terbatas. Situasi tersebut dapat menyebabkan arus kendaraan melambat, terutama saat volume lalu lintas meningkat.
Salah seorang pengemudi, Supratman (52), mengaku persoalan tersebut bukan merupakan hal baru. Menurutnya, kendaraan yang parkir di badan Jalan Sei Batang Hari hampir setiap hari dapat ditemukan.
Ia menduga sebagian kendaraan yang terparkir merupakan kendaraan milik pengunjung fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di sekitar kawasan tersebut.
“Sudah sering terjadi. Hampir setiap hari ada kendaraan yang parkir di badan jalan, sehingga jalan menjadi sempit dan kadang membuat arus lalu lintas tersendat,” ujarnya.
Masyarakat pun berharap adanya penataan, pengawasan, serta langkah penertiban yang lebih serius terhadap kendaraan yang menggunakan badan Jalan Sei Batang Hari sebagai lokasi parkir.
Penanganan yang konsisten dinilai penting agar fungsi jalan dapat kembali optimal dan arus lalu lintas di kawasan tersebut dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Kini, masyarakat menantikan tindak lanjut dari koordinasi yang akan dilakukan Satlantas Polrestabes Medan bersama Dinas Perhubungan Kota Medan. Warga berharap persoalan yang telah berlangsung cukup lama itu tidak hanya berhenti pada laporan dan koordinasi, tetapi dapat segera diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan.
(Tim)


