masukkan script iklan disini
Rutan Labuhan Deli Kukuhkan Angkatan I dan Buka Angkatan II Pemuridan Sahabat Allah bagi WBP
LABUHAN DELI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli melaksanakan penamatan Angkatan I sekaligus pembukaan Angkatan II program Pemuridan Sahabat Allah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai II Ruang Moralitas Rutan Kelas I Labuhan Deli tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi WBP.
Program Pemuridan Sahabat Allah menjadi wadah bagi warga binaan untuk mendapatkan pembekalan spiritual, memperkuat nilai-nilai keimanan, serta membentuk karakter dan sikap positif selama menjalani masa pembinaan di dalam Rutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan doa pembukaan dan pengucapan Ikrar Murid Kristus oleh para peserta pemuridan.
Selanjutnya, peserta mendapatkan pembekalan serta doa pengutusan murid yang disampaikan Pdt. Andiono. Pembekalan tersebut menjadi bagian dari penguatan komitmen peserta dalam menjalani proses pembinaan kerohanian secara berkelanjutan.
Pada kesempatan itu, Rutan Labuhan Deli juga menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada peserta yang telah menyelesaikan program Pemuridan Sahabat Allah Angkatan I.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat ketika para murid mempersembahkan lagu “Hidup Ini adalah Kesempatan” sebagai ungkapan syukur sekaligus refleksi atas proses pembinaan yang telah dijalani.
Kegiatan kemudian diisi dengan penyampaian sambutan dari perwakilan peserta pemuridan, perwakilan keluarga WBP peserta pemuridan, panitia pelaksana, perwakilan Dewan Guru/Mentor, Sekjen P2R2 Nathania Ministry, serta Ketua/The Founder Pemuridan Sahabat Allah Jakarta.
Mewakili Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Ronny Steven Hutapea menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam pelaksanaan program Pemuridan Sahabat Allah di Rutan Labuhan Deli.
Menurut Ronny, pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam pembinaan kepribadian WBP. Proses pembinaan di Rutan tidak hanya diarahkan pada aspek kedisiplinan dan keterampilan, tetapi juga perlu disertai penguatan mental dan spiritual.
“Pembinaan kerohanian merupakan salah satu upaya kami dalam memberikan pembinaan kepribadian kepada WBP. Pembinaan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan dan keterampilan, tetapi juga perlu diimbangi dengan penguatan mental dan spiritual,” ujarnya.
Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta, khususnya dalam membangun pola pikir, sikap, dan karakter yang lebih positif selama menjalani masa pidana.
Dengan berlanjutnya Pemuridan Sahabat Allah ke Angkatan II, Rutan Kelas I Labuhan Deli berkomitmen mendukung pelaksanaan pembinaan kepribadian dan kerohanian sebagai bagian dari proses pemasyarakatan.
(Tim)


