• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Kakanwil Ditjenpas Sumut Perkuat Integritas dan Disiplin Petugas Lapas Kelas I Medan, Kontrol Bersama Kedepankan Pendekatan Humanis

    Redaktur
    Selasa, 13 Oktober 2026, 09:01 WIB Last Updated 2026-10-13T16:19:22Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Kakanwil Ditjenpas Sumut Perkuat Integritas dan Disiplin Petugas Lapas Kelas I Medan, Kontrol Bersama Kedepankan Pendekatan Humanis

    MEDAN — lensa Nusantara biz id Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, memberikan penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pemasyarakatan kepada jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan, Selasa (13/10/2026).

    Kegiatan yang dirangkaikan dengan apel pagi bersama tersebut menjadi momentum untuk memperkuat integritas, meningkatkan kedisiplinan, serta mendorong profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan pemasyarakatan.

    Kedatangan Jalu Yuswa Panjang disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, bersama jajaran pejabat struktural. Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel itu diikuti seluruh pegawai Lapas Kelas I Medan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, aman, dan berintegritas.

    Dalam arahannya, Jalu menegaskan bahwa integritas dan kedisiplinan merupakan fondasi utama yang harus melekat pada setiap petugas pemasyarakatan. Seluruh pegawai dituntut menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga komitmen, serta mematuhi ketentuan dan prosedur yang berlaku.

    Ia juga mengingatkan pentingnya menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan. Menurutnya, pelaksanaan tugas tidak cukup hanya berorientasi pada rutinitas, tetapi harus disertai kepedulian terhadap lingkungan kerja, konsistensi dalam menjalankan aturan, serta kesungguhan dalam memberikan pelayanan.

    Penguatan tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Lapas Kelas I Medan untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif.

    Kontrol Bersama dan Salam Sapa Kasih Perkuat Pengawasan
    Sebagai tindak lanjut dari penguatan tersebut, jajaran Lapas Kelas I Medan melaksanakan kegiatan Kontrol Bersama yang dirangkaikan dengan program Salam Sapa Kasih di blok-blok hunian warga binaan.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat fungsi pengawasan sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat antara petugas dan warga binaan. Melalui interaksi secara langsung, petugas dapat memantau kondisi lingkungan hunian sekaligus mendorong terciptanya hubungan yang lebih terbuka, positif, dan humanis.

    Dalam pelaksanaannya, kontrol bersama tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga memperhatikan kebersihan serta kondisi lingkungan blok hunian. Langkah ini penting untuk memastikan lingkungan pembinaan tetap terjaga dan mendukung pelaksanaan program pemasyarakatan secara optimal.

    Sementara itu, program Salam Sapa Kasih menjadi wujud pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Komunikasi langsung dengan warga binaan diharapkan dapat membangun rasa saling menghormati, memperkuat kepedulian, serta menciptakan suasana pembinaan yang lebih nyaman dan kondusif.

    Pendekatan tersebut juga menegaskan bahwa pelaksanaan fungsi pengamanan perlu berjalan seiring dengan pembinaan dan pemenuhan hak-hak warga binaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Perkuat Pemasyarakatan yang Profesional dan Humanis
    Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, bersama jajarannya terus berupaya menerjemahkan arahan pimpinan ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama melalui peningkatan kedisiplinan pegawai, pengawasan lingkungan hunian, dan penguatan kualitas pelayanan kepada warga binaan.

    Sinergi antara penguatan integritas petugas dan pendekatan humanis diharapkan mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mendukung keberhasilan proses pembinaan.

    Melalui apel pagi bersama, penguatan tupoksi, kontrol bersama, dan program Salam Sapa Kasih, Lapas Kelas I Medan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme petugas sekaligus mengedepankan pelayanan yang berorientasi pada pembinaan dan penghormatan terhadap hak-hak warga binaan.

    Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam mewujudkan pemasyarakatan yang berintegritas, akuntabel, dan humanis, sejalan dengan semangat peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
    (Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini