• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Polsek Hamparan Perak Amankan Remaja Diduga Pelaku Penganiayaan, Polisi Dalami Motif

    Redaktur
    Kamis, 26 Maret 2026, 07:55 WIB Last Updated 2026-03-26T14:58:41Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Polsek Hamparan Perak Amankan Remaja Diduga Pelaku Penganiayaan, Polisi Dalami Motif

    Hamparan perak Lensa Nusantara biz id 
     Kamis (26 Maret 2026)
    Unit Reskrim Polsek Hamparan Perak, Polres Pelabuhan Belawan, mengamankan seorang remaja berinisial SMA (18) yang diduga sebagai pelaku tindak pidana penganiayaan.

    Terduga pelaku diketahui merupakan warga Dusun V, Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/82/III/2026/Polsek Hamparan Perak/Polres Pelabuhan Belawan, dengan pelapor seorang wanita bernama Sarmila (66), warga Medan Johor.

    Dalam penanganan kasus ini, petugas juga turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis samurai yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.

    Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif di balik dugaan penganiayaan tersebut. Proses pemeriksaan terhadap terduga pelaku terus dilakukan guna mengungkap secara jelas kronologi dan latar belakang kejadian.

    Kapolsek Hamparan Perak, AKP Ridwanto Rumapea, saat dikonfirmasi pada Kamis siang (26/3/2026), membenarkan adanya pengamanan terhadap terduga pelaku.

    “Benar, saat ini terduga pelaku berinisial SMA telah diamankan di Polsek Hamparan Perak dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami motif penganiayaan tersebut. Mohon doa agar prosesnya berjalan lancar,” ujar Kapolsek.

    Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Hamparan Perak, IPDA Revalino, belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi sebelumnya.

    Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap fakta-fakta lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.
    (Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini