• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Polsek Medan Area Amankan Empat Remaja Diduga Terlibat Tawuran, Puluhan Celurit Disita

    Redaktur
    Kamis, 16 April 2026, 17:42 WIB Last Updated 2026-04-17T00:43:09Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Polsek Medan Area Amankan Empat Remaja Diduga Terlibat Tawuran, Puluhan Celurit Disita

    Medan, lensa Nusantara biz id  Unit Reskrim Polsek Medan Area mengamankan empat remaja yang masih di bawah umur karena diduga terlibat dalam aksi tawuran antargeng di wilayah Kecamatan Medan Area. Dalam penindakan tersebut, petugas juga menyita puluhan senjata tajam jenis celurit dengan panjang mencapai dua meter.

    Kapolsek Medan Area, AKP Ainul Yaqin melalui Kanit Reskrim, Iptu Khairul Fajri Lubis membenarkan adanya penangkapan terhadap keempat remaja tersebut beserta barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

    Peristiwa itu terjadi di Jalan Bromo, tepatnya di depan sebuah toko fashion di Kecamatan Medan Area, pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 00.10 WIB. Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aksi tawuran di lokasi tersebut.

    “Setelah menerima informasi, tim langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penindakan,” ujar Iptu Khairul Fajri Lubis.

    Sesampainya di lokasi, petugas mendapati para pelaku tawuran telah berupaya melarikan diri. Namun, empat remaja berhasil diamankan saat masih berada di sekitar tempat kejadian perkara.

    Keempat remaja tersebut masing-masing berinisial R, RA, RT, dan ID. Selain mengamankan para remaja, petugas juga melakukan penyisiran di area sekitar dan menemukan puluhan senjata tajam jenis celurit yang diduga digunakan dalam aksi tawuran tersebut.

    “Pada saat dilakukan penyisiran, kami menemukan sejumlah senjata tajam di lokasi,” jelasnya.

    Karena seluruh pelaku masih di bawah umur, pihak kepolisian kemudian memanggil orang tua masing-masing, kepala lingkungan (kepling), serta pihak kelurahan guna melakukan pembinaan lebih lanjut.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, tawuran tersebut diduga dipicu oleh perselisihan antar kelompok remaja, bukan melibatkan institusi sekolah. Insiden bermula dari saling tegur sapa yang berujung kesalahpahaman hingga memicu bentrokan.

    “Untuk sementara, ini merupakan tawuran antargeng yang dipicu oleh kesalahpahaman,” pungkas Iptu Khairul Fajri Lubis.

    Pihak kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
    (Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +