masukkan script iklan disini
Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Panen 50 Kg Sawi, Bukti Program Pembinaan Berjalan Optimal
MEDAN –lensa Nusantara biz id.
Lapas Perempuan Kelas IIA Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam membina warga binaan agar menjadi pribadi yang mandiri dan produktif. Hal ini terlihat dari keberhasilan program pembinaan kemandirian di bidang pertanian, di mana warga binaan berhasil memanen sawi segar dengan total hasil mencapai 50 kilogram, Selasa (14/04/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal setelah warga binaan menyelesaikan masa pidana.
Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di dalam lingkungan lapas, para warga binaan dilibatkan secara aktif dalam seluruh proses pertanian, mulai dari penanaman, perawatan, hingga masa panen. Proses ini tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab dan kerja sama.
Dengan penuh semangat, warga binaan merawat tanaman sawi hingga tumbuh subur dan siap dipanen. Hasil panen yang mencapai 50 kilogram tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan yang dijalankan secara berkelanjutan.
Selain itu, keberhasilan ini juga mencerminkan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk tetap berkarya dan produktif. Justru dari dalam lapas, tumbuh semangat baru bagi warga binaan untuk terus berkembang dan memberikan manfaat.
Melalui kegiatan pembinaan seperti ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Medan terus berupaya menciptakan lingkungan yang humanis, produktif, serta berorientasi pada masa depan. Diharapkan, para warga binaan nantinya dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang mandiri, terampil, dan mampu berkontribusi secara positif.
(Tim)


