• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Kelas I Medan Tanam Benih Jagung dan Optimalkan Lahan Produktif untuk Pembinaan Warga Binaan

    Redaktur
    Selasa, 30 Juni 2026, 09:40 WIB Last Updated 2026-06-30T16:40:18Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Kelas I Medan Tanam Benih Jagung dan Optimalkan Lahan Produktif untuk Pembinaan Warga Binaan

    MEDAN – Lensa Nusantara biz id Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan penanaman benih jagung di lingkungan Lapas, Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam optimalisasi pembinaan kemandirian warga binaan melalui pemanfaatan lahan produktif.

    Penanaman benih jagung dilaksanakan di areal lahan kosong yang berada di samping rumah susun Lapas Kelas I Medan. Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal kini diubah menjadi area pertanian produktif yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi pembinaan warga binaan sekaligus mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan.

    Kegiatan tersebut melibatkan jajaran petugas Lapas Kelas I Medan bersama warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, serta sesuai dengan standar operasional pemasyarakatan.

    Pemanfaatan lahan produktif ini tidak hanya bertujuan menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan di bidang pertanian. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan dibekali pengalaman praktis mengenai proses budidaya tanaman, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen.

    Program ini diharapkan mampu menumbuhkan etos kerja, rasa tanggung jawab, kedisiplinan, serta semangat kemandirian sebagai bekal ketika warga binaan kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.
    Kepala Lapas Kelas I Medan menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan salah satu prioritas dalam sistem pemasyarakatan. Melalui pemanfaatan lahan yang tersedia, Lapas berupaya menghadirkan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi warga binaan.

    "Kegiatan penanaman jagung ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami ingin menjadikan lahan yang tersedia lebih produktif sekaligus memberikan bekal keterampilan kepada warga binaan agar mereka memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat," ujarnya.

    Selain mendukung pembinaan warga binaan, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Lapas Kelas I Medan dalam mendukung program strategis pemerintah yang berorientasi pada penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan sumber daya manusia, dan peningkatan produktivitas melalui pemanfaatan aset negara secara optimal.

    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan maupun pelanggaran tata tertib. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan sinergi yang baik antara fungsi pembinaan dan pengamanan dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis.

    Ke depan, Lapas Kelas I Medan berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang produktif dan inovatif sebagai bagian dari transformasi pemasyarakatan. Melalui pemanfaatan lahan produktif dan pemberian keterampilan yang aplikatif, diharapkan warga binaan dapat menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan nasional setelah bebas nantinya.
    (Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +