masukkan script iklan disini
Jemaah Haji Kloter 08 Debarkasi Medan Tiba di Tanah Air, Ketua PPIH Ajak Jaga Kemabruran Haji dalam Kehidupan Sehari-hari
MEDAN –lensa Nusantara biz id Suasana haru, bahagia, dan penuh rasa syukur mewarnai kepulangan Jemaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 08 Debarkasi Medan yang tiba di Asrama Haji Medan, Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Rabu (10/6/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Sejak sore hari, ratusan keluarga jemaah telah memadati kawasan Asrama Haji Medan untuk menyambut kepulangan sanak saudara mereka yang baru saja menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Kerinduan yang terpendam selama lebih dari satu bulan akhirnya terobati ketika para jemaah tiba dengan selamat dan berkumpul kembali bersama keluarga.
Setibanya di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, para jemaah disambut hangat dengan lantunan sholawat yang dikumandangkan petugas haji. Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, menambah kebahagiaan para jemaah yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
Pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Hijir Ismail, H. Pahru Rahman, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji yang dijalani para jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.
“Alhamdulillah, seluruh proses perjalanan mulai dari keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci hingga perjalanan pulang ke Indonesia berjalan dengan lancar sebagaimana yang kita harapkan. Ini merupakan nikmat dan karunia besar dari Allah SWT yang patut kita syukuri bersama,” ujarnya saat ditemui awak media.
Selain itu, H. Pahru Rahman juga menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan yang diberikan oleh Kementerian Haji dan Umrah selama penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
“Sejauh ini pelayanan yang diberikan sangat baik, baik sejak keberangkatan dari Tanah Air, selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga proses pemulangan kembali ke Indonesia. Meskipun ini merupakan tahun pertama Kementerian Haji dan Umrah menangani penyelenggaraan ibadah haji, namun pelayanan yang diberikan cukup memuaskan dan berjalan dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah Kloter 08 dalam keadaan sehat dan selamat.
“Alhamdulillah, bapak dan ibu telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Kami mengucapkan selamat datang dan selamat kembali ke tanah air. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT serta membawa keberkahan dalam kehidupan bapak dan ibu sekalian,” ujarnya.
Zulkifli menegaskan bahwa ibadah haji bukanlah akhir dari perjalanan spiritual seorang muslim. Sebaliknya, kemabruran haji akan diuji setelah jemaah kembali ke lingkungan keluarga, tempat kerja, dan masyarakat.
Menurutnya, berbagai nilai dan kebiasaan baik yang telah dibangun selama berada di Tanah Suci harus terus dipertahankan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti memperbanyak ibadah, menjaga silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
“Empat puluh hari berada di Tanah Suci merupakan proses pembelajaran spiritual yang sangat berharga. Haji yang mabrur akan tercermin dari perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke kampung halaman. Jadilah teladan yang menghadirkan kedamaian, memperkuat persaudaraan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar,” pesannya.
Kepulangan Jemaah Haji Kloter 08 Debarkasi Medan ini menjadi momen penuh kebahagiaan bagi keluarga yang telah lama menantikan kedatangan orang-orang tercinta. Tangis haru, pelukan hangat, dan ucapan syukur mewarnai pertemuan kembali para jemaah dengan keluarga setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.
Dengan tibanya Kloter 08 di Tanah Air, diharapkan seluruh jemaah dapat mempertahankan nilai-nilai kemabruran haji dan menjadi pribadi yang lebih baik, sehingga keberadaan mereka mampu membawa keberkahan, kedamaian, serta menjadi teladan di tengah kehidupan bermasyarakat.(Red)


