• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Keselamatan Jadi Prioritas, PJM Samarinda Perkuat Budaya K3 untuk Wujudkan Layanan Maritim Andal dan Berkelas Dunia

    Redaktur
    Senin, 08 Juni 2026, 11:23 WIB Last Updated 2026-06-08T18:23:35Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Keselamatan Jadi Prioritas, PJM Samarinda Perkuat Budaya K3 untuk Wujudkan Layanan Maritim Andal dan Berkelas Dunia

    Samarinda, lensa Nusantara biz id Senin 8 Juni 2026 – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Unit Samarinda terus memperkuat budaya keselamatan kerja sebagai fondasi utama dalam mendukung layanan pemanduan dan penundaan kapal yang aman, andal, dan profesional di wilayah perairan Sungai Mahakam dan sekitarnya.

    Komitmen tersebut sejalan dengan arahan strategis yang disampaikan Direktur Operasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Prasetyadi, dalam kegiatan Arahan Strategis Keselamatan Pemanduan, Triase, dan Transformasi yang diikuti para perwira pandu. Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Operasi dan Teknik PT Pelindo Jasa Maritim Edward D. P. Napitupulu, Senior Vice President (SVP) Pelayanan Kapal PJM, SVP K3 PJM, Senior Manager (SM) Wilayah 4 PJM, serta General Manager Regional 4 Cabang Balikpapan, yang berlangsung di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Rabu (3/6/2026).
    Dalam arahannya, Prasetyadi menegaskan bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam menjaga keandalan layanan kepelabuhanan sekaligus mendukung kelancaran arus logistik nasional.

     Menurutnya, peningkatan kualitas layanan harus berjalan seiring dengan penguatan budaya keselamatan di seluruh lini operasional.

    “Service excellence dan keselamatan kerja bukanlah dua hal yang dapat dipisahkan. Keduanya harus ditopang oleh kompetensi, profesionalisme, integritas, serta kepatuhan terhadap prosedur. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam menjaga keselamatan operasional pemanduan,” ujar Prasetyadi.

    Di tengah upaya perusahaan memperkuat standar keselamatan secara nasional, wilayah kerja Samarinda mencatat capaian positif. Melalui penguatan mitigasi risiko, khususnya pada area pengolongan Jembatan Mahakam yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, PJM berhasil menekan jumlah insiden property damage hingga 75 persen dibandingkan periode sebelumnya.

    Capaian tersebut menjadi bukti bahwa penerapan disiplin operasional, pengawasan yang konsisten, serta kepatuhan terhadap prosedur kerja mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan aspek keselamatan dan keamanan operasional.

    Sebagai salah satu wilayah strategis dengan aktivitas pelayaran yang padat di alur Sungai Mahakam, Samarinda memiliki tantangan operasional yang cukup tinggi. Untuk itu, PJM secara berkelanjutan melakukan identifikasi risiko, pelaksanaan safety briefing, evaluasi insiden dan near miss, serta memperkuat koordinasi antar unsur operasional guna memastikan keselamatan pelayaran dan kelancaran layanan kepada pengguna jasa.

    Tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia, PJM juga terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam mendukung operasional. Penggunaan sensor dan sistem telemetri untuk pemantauan aktivitas secara real time menjadi bagian dari transformasi layanan yang bertujuan meningkatkan akurasi pengambilan keputusan serta memperkuat pengendalian risiko di lapangan.

    Direktur Operasi dan Teknik PJM, Edward D. P. Napitupulu, menegaskan bahwa keberhasilan membangun budaya keselamatan memerlukan keterlibatan seluruh insan operasional serta kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan.
    “Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, disiplin terhadap prosedur, serta komitmen seluruh insan operasional, kami optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan mendukung kelancaran arus logistik nasional melalui perairan Samarinda,” ujarnya.

    Melalui penerapan budaya keselamatan yang konsisten, PJM berharap dapat terus mendukung target PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dalam menghadirkan layanan maritim yang aman, andal, efisien, dan berkelas dunia, sekaligus memperkuat kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan pemanduan dan penundaan kapal yang diselenggarakan perusahaan.
    (Tim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini