masukkan script iklan disini
RESSES VI DPRD KOTA MEDAN, TIA AYU ANGGRAINI SERAP ASPIRASI WARGA MARELAN: BANJIR DAN DRAINASE JADI KELUHAN UTAMA
Medan –lensa Nusantara biz id Permasalahan banjir dan buruknya sistem drainase masih menjadi keluhan utama masyarakat di wilayah Medan Utara. Aspirasi tersebut mengemuka dalam kegiatan Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, Tia Ayu Anggraini, S.Kom., M.H., di Jalan Teluk Nibung, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan reses berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri ratusan warga. Turut hadir Camat Medan Marelan, perwakilan Polsek Labuhan Deli, perwakilan Koramil 10/Medan Labuhan, Dinas Perhubungan Kota Medan, para kepala lingkungan, tokoh masyarakat, serta unsur lainnya.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan di wilayah mereka. Namun, persoalan banjir akibat buruknya sistem drainase dan saluran air yang tidak berfungsi optimal menjadi keluhan yang paling banyak disampaikan.
Warga mengungkapkan bahwa setiap kali hujan dengan intensitas tinggi turun, saluran drainase tidak mampu menampung debit air sehingga menyebabkan genangan bahkan air meluap hingga masuk ke rumah-rumah warga.
"Sistem drainase di lingkungan kami belum dikelola dengan baik. Ketika hujan deras turun, air langsung meluap ke jalan dan masuk ke rumah warga. Kami berharap pemerintah segera melakukan normalisasi parit dan memperbaiki saluran drainase agar banjir tidak terus berulang," ungkap salah seorang warga saat menyampaikan aspirasinya.
Selain banjir akibat hujan, masyarakat juga mengeluhkan banjir rob yang masih kerap terjadi di sejumlah kawasan pesisir, termasuk di Kelurahan Paya Pasir. Kondisi tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat, merusak lingkungan, serta berdampak pada perekonomian warga.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Tia Ayu Anggraini menegaskan bahwa persoalan banjir dan perbaikan infrastruktur drainase merupakan salah satu prioritas yang harus segera mendapat perhatian Pemerintah Kota Medan.
Ia memastikan seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses telah dicatat dan akan diperjuangkan melalui mekanisme di DPRD Kota Medan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
"Persoalan infrastruktur, khususnya drainase dan penanganan banjir, memang menjadi prioritas yang harus diselesaikan. Semua aspirasi yang disampaikan bapak dan ibu telah kami catat. Saya akan mengawal hasil reses ini dan mendorong dinas terkait agar segera turun ke lapangan melakukan perbaikan saluran drainase, normalisasi parit, serta langkah-langkah konkret lainnya untuk meminimalkan risiko banjir di Medan Marelan," tegas Tia Ayu Anggraini.
Politisi Partai Gerindra tersebut juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air, sehingga upaya penanganan banjir dapat berjalan lebih efektif melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Di akhir kegiatan, Tia Ayu Anggraini menyerahkan bantuan berupa paket beras kepada masyarakat yang hadir sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada warga di daerah pemilihannya.
Melalui pelaksanaan Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara masyarakat dengan wakil rakyat, sehingga setiap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran serta mampu memberikan solusi nyata bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya penanganan banjir di Kecamatan Medan Marelan.
(Tim)


