masukkan script iklan disini
Kapolrestabes Medan Gelar Curhat Warga di Polsek Sunggal, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Bersama Masyarakat
Medan –lensa Nusantara biz id Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Medan, menggelar kegiatan Curhat Warga bertajuk "Lingkungan Aman, Warga Waspada – Mari Kita Jaga Lingkungan, Jaga Keamanan Bersama" di Mako Polsek Sunggal, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum komunikasi antara jajaran kepolisian dengan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Selain menyerap aspirasi warga secara langsung, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 0201-06/Medan Sunggal Kapten Arm. Yani Dharma Putra, Camat Medan Sunggal Irfan Abdilla, S.STP., Kapolsek Sunggal beserta jajaran, para lurah se-Kecamatan Medan Sunggal, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sekitar 50 orang warga dari berbagai lingkungan di Kecamatan Medan Sunggal.
Dalam sambutannya, Camat Medan Sunggal Irfan Abdilla menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Curhat Warga yang digagas Polrestabes Medan. Menurutnya, kehadiran
Kapolrestabes Medan secara langsung di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa Kecamatan Medan Sunggal terdiri dari enam kelurahan dengan 88 kepala lingkungan (Kepling). Hingga saat ini kondisi wilayah tersebut relatif aman dan kondusif berkat terjalinnya sinergi yang baik antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri, serta dukungan aktif masyarakat.
"Sinergitas tiga pilar selama ini berjalan sangat baik. Setiap Jumat malam kami rutin melaksanakan patroli gabungan bersama Koramil dan Polsek hingga ke wilayah perbatasan Medan Selayang sebagai langkah preventif untuk mencegah gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Irfan.
Ia berharap kolaborasi yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Medan Sunggal.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan bahwa kegiatan Curhat Warga merupakan bagian dari program
"Ngantor di Polsek", yaitu program yang dirancang untuk menghadirkan pimpinan kepolisian lebih dekat dengan masyarakat.
Melalui program tersebut, jajaran Polrestabes Medan tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk mendengar aspirasi masyarakat, menerima berbagai masukan, serta mengidentifikasi persoalan yang berkembang di lingkungan warga agar dapat segera ditindaklanjuti.
"Polisi harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk mendengar, tetapi juga mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini," ujar Kapolrestabes.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Medan juga menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memberantas berbagai bentuk kejahatan jalanan yang masih menjadi perhatian masyarakat. Di antaranya aksi begal, pencurian besi atau yang dikenal sebagai rayap besi, pencurian kayu (rayap kayu), pencurian pompa air, pencurian kendaraan bermotor, hingga berbagai tindak kriminal lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan warga.
Menurutnya, keberhasilan menciptakan situasi kamtibmas yang aman tidak dapat diwujudkan hanya oleh aparat kepolisian. Dibutuhkan kepedulian, partisipasi aktif, serta kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga lingkungan dan segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan.
"Kita harus mampu merasakan keresahan masyarakat dengan membalikkan posisi kita sebagai warga. Polisi tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dibutuhkan dukungan, kepedulian, serta kerja sama seluruh elemen masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif," tegasnya.
Suasana dialog berlangsung hangat dan interaktif. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi, di antaranya terkait keamanan lingkungan, pencegahan aksi kriminalitas, peningkatan patroli malam di titik-titik rawan, penanganan kenakalan remaja, hingga pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolrestabes Medan memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi sekaligus tindak lanjut bagi jajaran Polrestabes Medan. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan respons yang cepat, profesional, humanis, dan berorientasi pada penyelesaian masalah.
Di akhir kegiatan, masyarakat menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Curhat Warga yang dinilai mampu membangun komunikasi dua arah antara aparat kepolisian dengan warga. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi secara langsung kepada pihak kepolisian.
Melalui kegiatan Curhat Warga ini Polrestabes Medan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama TNI, Pemerintah Kota Medan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan kolaborasi yang semakin erat, diharapkan situasi
kamtibmas di Kota Medan, khususnya di wilayah Kecamatan Medan Sunggal, senantiasa terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan penuh rasa percaya terhadap kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
(Red)


