• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Kapolres Binjai Buka Pelatihan Bahasa Isyarat, Dorong Pelayanan Publik Inklusif

    Redaktur
    Selasa, 29 September 2026, 04:23 WIB Last Updated 2026-09-29T11:24:20Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Kapolres Binjai Buka Pelatihan Bahasa Isyarat, Dorong Pelayanan Publik Inklusif

    BINJAI —lensa Nusantara biz id Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., membuka Pelatihan Bahasa Isyarat bagi personel yang bertugas di bidang pelayanan publik Polres Binjai Tahun Anggaran 2026.

    Kegiatan yang digelar di Aula Anindya Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin Nomor 1, Binjai, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dengan kebutuhan komunikasi khusus.

    Pelatihan tersebut diikuti personel Polres Binjai yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat. Dalam kegiatan ini, Polres Binjai menghadirkan tiga narasumber dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Binjai, yakni Wahyu Rahmadana, Wanita Fatharani Ardita, dan Putri Zahwa.

    Turut hadir Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, Kompol Arnawaty, S.H., M.H., serta personel yang mengikuti pelatihan.
    Saat membuka kegiatan, Kapolres Binjai menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para narasumber dari SLB Binjai yang telah memberikan pengetahuan dan keterampilan bahasa isyarat kepada personel Polres Binjai.

    Menurutnya, kemampuan bahasa isyarat menjadi salah satu keterampilan penting bagi personel yang bertugas di lini pelayanan publik. Hal itu untuk memastikan setiap masyarakat dapat memperoleh pelayanan secara setara, mudah dipahami, dan tanpa hambatan komunikasi.

    “Saya mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan serius dan sungguh-sungguh. Pengetahuan bahasa isyarat ini sangat penting untuk mendukung pelayanan yang ramah, setara, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan pelayanan di Polres Binjai,” ujar Kapolres.

    Ia berharap keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat penyandang disabilitas.
    “Dengan adanya pelatihan ini, saya berharap personel semakin siap memberikan pelayanan publik yang humanis, profesional, dan inklusif kepada masyarakat,” katanya.

    Kapolres menegaskan, pelayanan kepolisian harus mampu menjangkau seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Karena itu, peningkatan kompetensi personel menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai bahasa isyarat oleh para narasumber dari SLB Binjai. Para peserta juga mengikuti praktik secara langsung sebagai bagian dari proses pembelajaran.

    Melalui pelatihan tersebut, personel Polres Binjai diharapkan memiliki kemampuan dasar berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih efektif, humanis, dan inklusif kepada masyarakat yang membutuhkan.(Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini