• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    advertisement

    Tahun Baru

    Karutan Labuhan Deli Bantah Isu Bilik Asmara dan Fasilitas Mewah untuk Tahanan

    Redaktur
    Selasa, 27 Januari 2026, 02:25 WIB Last Updated 2026-01-27T10:25:39Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Karutan Labuhan Deli Bantah Isu Bilik Asmara dan Fasilitas Mewah untuk Tahanan

    MEDAN –lensa Nusantara biz id Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas I Labuhan Deli, Eddy Junaedi, A.Md.IP., S.Sos., M.Si., membantah keras tudingan adanya pemberian fasilitas mewah maupun dugaan keberadaan bilik asmara bagi tahanan atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas I Labuhan Deli.

    Bantahan tersebut disampaikan Eddy Junaedi menanggapi viralnya unggahan di media sosial yang menuding adanya kamar mewah di dalam Rutan Labuhan Deli, Selasa (27/1/2026).

    “Ruangan yang beredar dan diposting di media sosial itu bukan berada di Rutan Kelas I Labuhan Deli, melainkan di Rumah Sakit Bandung,” tegas Eddy saat ditemui di ruang kerjanya.

    Eddy menjelaskan, tahanan berinisial R yang menjadi sorotan dalam unggahan viral tersebut masih berstatus sebagai tahanan kejaksaan, bukan warga binaan Rutan. Pada 31 Desember 2025, yang bersangkutan mengeluhkan kondisi kesehatan dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bandung untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

    “Kami terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Belawan terkait kondisi kesehatan tahanan tersebut. Setelah itu, R dirujuk ke RS Bandung dengan pengawalan ketat yang melibatkan tiga petugas, yakni dari pihak Kejaksaan Negeri Belawan, TNI, dan pegawai Rutan,” jelasnya.

    Selama menjalani perawatan di rumah sakit, kata Eddy, tahanan R diperkenankan didampingi oleh pihak keluarga, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di fasilitas pelayanan kesehatan.

    “Foto yang viral itu diambil saat yang bersangkutan sedang dirawat di rumah sakit dan didampingi istrinya. Jadi sangat tidak benar jika disebut sebagai bilik asmara atau fasilitas mewah di dalam rutan,” ujarnya menegaskan.

    Ia juga menegaskan bahwa Rutan Kelas I Labuhan Deli tidak pernah memberikan fasilitas istimewa atau perlakuan khusus kepada tahanan maupun WBP, dan seluruh pelayanan dilaksanakan sesuai dengan aturan serta standar operasional prosedur yang berlaku.

    “Kami berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Rutan Labuhan Deli selalu berkomitmen menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tutup Eddy.
    (Humas/Ros,007)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini