• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Lapas Kelas I Medan Ikuti Ibadah Paskah Virtual, WBP Dapat Pembinaan Rohani

    Redaktur
    Minggu, 05 April 2026, 00:09 WIB Last Updated 2026-04-05T07:09:34Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Judul:
    Lapas Kelas I Medan Ikuti Ibadah Paskah Virtual, WBP Dapat Pembinaan Rohani

    Medan, 5 April 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Raya Paskah Tahun 2026, Lapas Kelas I Medan mengikuti kegiatan Ibadah Paskah secara virtual bersama seluruh Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara se-Indonesia, Minggu (5/4/2026).
    Kegiatan ibadah yang dilaksanakan melalui aplikasi Zoom ini diselenggarakan oleh Yayasan Pelayanan Kasih Bethesda dan dipusatkan di Gereja Oikumene St.
     Paulus Lapas Kelas I Medan.

     Ibadah berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.30 WIB dan diikuti oleh Staf Bimbingan Kemasyarakatan, pegawai magang, serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Kristen.

    Rangkaian ibadah diawali dengan pembukaan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Irjen Pol. Drs. Mashudi, dilanjutkan dengan pujian dan lagu persembahan, penyampaian khotbah oleh DR. BG. Adinata, M.Div., Th.M., hingga penutup. 

    Seluruh kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh sukacita dalam suasana perayaan Paskah.
    Pelaksanaan ibadah ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan, sekaligus bentuk pemenuhan hak untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat mental dan spiritual warga binaan selama menjalani masa pembinaan di dalam Lapas.

    Melalui momentum Paskah, diharapkan warga binaan dapat meningkatkan kualitas iman, menumbuhkan nilai kasih dan pengharapan, serta membangun pribadi yang lebih baik sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

    Secara terpisah, Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Medan, Prayoga Yulanda, menyampaikan bahwa kegiatan ibadah keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam proses pembinaan warga binaan.

    “Pembinaan kerohanian merupakan bagian strategis dalam membentuk karakter dan kesadaran diri warga binaan. Diharapkan melalui kegiatan ini, mereka dapat memperoleh motivasi positif untuk menjalani masa pidana dengan baik serta siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih bertanggung jawab,” ujarnya.(Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +