masukkan script iklan disini
AJH Apresiasi Kepedulian Bupati Langkat terhadap Kasus Penelantaran Ibu Muda
Langkat, Lensa Nusantara biz id
Senin, 9 Februari 2026
Bupati Langkat H. Syah Afandin, S.H., mendapat apresiasi dari Perkumpulan Aliansi Jurnalis Hukum (AJH) atas sikap cepat dan kepeduliannya dalam merespons kasus penelantaran seorang ibu muda bernama Abel Adenia (21). Respons tersebut dinilai sebagai wujud empati nyata seorang kepala daerah terhadap persoalan sosial yang menimpa warganya.
Apresiasi itu disampaikan oleh AJH bersama perwakilan Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) setelah Bupati Langkat secara langsung menindaklanjuti pemberitaan wartawan terkait kondisi Abel Adenia. Bentuk kepedulian tersebut diwujudkan dengan memanggil jurnalis yang pertama kali mengangkat kasus ini, yakni Boim, guna mendengar secara langsung informasi dan fakta di lapangan.
Kasus penelantaran ini bermula dari prahara rumah tangga yang dialami Abel Adenia. Ia mengaku ditelantarkan oleh suaminya berinisial BR, warga Selotong, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.
Penelantaran tersebut disebut terjadi berulang kali dan berdampak langsung terhadap kehidupan Abel serta anak-anaknya yang masih berusia sangat belia.
Saat ini, Abel Adenia diketahui tinggal dalam kondisi memprihatinkan di Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, bersama ibunya.
Anak bungsunya, Zen Hakam, baru berusia 5 bulan, sementara anak pertamanya berumur 2 tahun. Abel juga mengungkapkan bahwa satu dari bayi kembar yang ia lahirkan secara prematur telah meninggal dunia.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Langkat menyampaikan harapan agar permasalahan rumah tangga yang berujung pada penelantaran perempuan dan anak tidak kembali terulang. Ia menekankan bahwa dampak sosial dari peristiwa semacam ini sangat besar, terutama terhadap tumbuh kembang anak.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh Aliansi Jurnalis Hukum.
Sebelum meninggalkan pertemuan, AJH turut mendoakan agar Bupati Langkat senantiasa diberi kesehatan dan umur panjang. Menurut AJH, kepedulian terhadap rakyat kecil merupakan cerminan pemimpin yang memiliki nurani sosial dan keberpihakan terhadap keadilan.
AJH juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Boim, jurnalis yang pertama kali mengangkat kasus ini. Ia dinilai memiliki kepekaan sosial yang tinggi, tidak hanya aktif meliput persoalan kemanusiaan, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan sosial melalui Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) yang kerap membantu masyarakat kurang mampu.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional, Perkumpulan Aliansi Jurnalis Hukum menyatakan siap mendampingi Abel Adenia dalam menindaklanjuti dugaan penelantaran anak dan istri tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
(Rill)


