masukkan script iklan disini
Pencarian Korban Laka Tunggal di Pakpak Bharat Dihentikan Sementara, Pemantauan Tetap Dilanjutkan
Pakpak Bharat –lensa Nusantara biz id Operasi pencarian mobil yang mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di wilayah Dusun Buludidi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, resmi dihentikan sementara setelah berlangsung selama tujuh hari.
Kendaraan jenis Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi BK 1213 SP tersebut diketahui dikemudikan oleh Rudi Simanjuntak bersama istrinya, Risma Tumangger. Keduanya mengalami kecelakaan pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, diduga terjatuh ke dalam jurang yang bermuara ke aliran Sungai Lae Kombih.
Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Muhammad Agustiawan, melalui Kapolsek Sukaramai AKP Sukanto Berutu, menyampaikan bahwa penghentian sementara operasi pencarian dilakukan setelah berbagai upaya maksimal telah dilakukan oleh tim gabungan.
Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan keluarga korban serta unsur terkait, termasuk perwakilan Basarnas Sumatera Utara, BPBD Kabupaten Pakpak Bharat, BPBD Subulussalam, dan masyarakat setempat.
Selama tujuh hari pelaksanaan pencarian, tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Pakpak Bharat, Basarnas Provinsi Sumatera Utara, BPBD, serta dibantu masyarakat dan keluarga korban telah berupaya menyisir lokasi kejadian. Namun hingga saat ini, kedua korban belum berhasil ditemukan.
Kendala utama dalam proses pencarian adalah kondisi medan yang cukup berat, berupa jurang curam dan aliran Sungai Lae Kombih dengan arus deras. Selain itu, faktor cuaca berupa hujan juga menyebabkan debit air sungai meningkat sehingga menyulitkan proses pencarian.
Meski operasi pencarian dihentikan sementara, pihak kepolisian bersama instansi terkait memastikan bahwa pemantauan di lokasi kejadian tetap dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sekitar.
“Kami tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan masyarakat. Jika memungkinkan dan ada perkembangan, pencarian akan kembali dilanjutkan,” ujar Kapolsek.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar kedua korban dapat segera ditemukan.
Sementara itu, pihak keluarga korban menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim yang telah berupaya maksimal dalam proses pencarian, termasuk Polres Pakpak Bharat, Basarnas, BPBD, komunitas relawan, serta masyarakat setempat.
Keluarga berharap upaya pencarian dapat terus dilanjutkan hingga kedua korban berhasil ditemukan.


