masukkan script iklan disini
Kloter 15 Debarkasi Medan Mendarat Selamat, PPIH Harapkan Jemaah Jadi Teladan di Masyarakat
MEDAN – Lensa Nusantara biz id Sebanyak 359 jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 15 Debarkasi Medan asal Kabupaten Deli Serdang tiba kembali di Tanah Air dengan selamat dan disambut secara resmi di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Jumat (19/6/2026) dini hari. Kepulangan para tamu Allah tersebut menjadi momen penuh syukur dan haru setelah berhasil menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 3415 yang membawa para jemaah mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, sekitar pukul 01.40 WIB. Selanjutnya, rombongan diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan untuk mengikuti proses penerimaan dan penyambutan resmi oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan.
Berdasarkan data PPIH, Kloter 15 terdiri atas 353 jemaah asal Kabupaten Deli Serdang dan enam orang petugas haji, sehingga total berjumlah 359 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 148 jemaah laki-laki dan 211 perempuan. Tercatat satu jemaah atas nama Rukayah Wahab (nomor manifes 128) melakukan tanazul keluar karena kondisi kesehatan.
Acara penyambutan dipimpin Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara yang juga Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A. Turut hadir Wakil Bupati Deli Serdang Lomlom Suwondo, S.S., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Deli Serdang Drs. H. Zainal Abidin Hutagalung, Kepala Pelaksana BPBD Deli Serdang H. Ali Mukti Harahap, Kabag Kesra Kabupaten Deli Serdang Faisal Rahman, Sekretaris PPIH Embarkasi Medan Dr. H. Torang Rambe, M.Ag., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Deli Serdang Hj. Nurlela, S.Ag., M.Si., Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Medan H. Akmalsyah Lubis Sallubis, perwakilan Baznas Sumatera Utara, serta unsur PPIH dan P3IH.
Rangkaian acara diawali dengan doa syukur yang dipimpin Pembimbing Ibadah Kloter 15, H. Muhammad Tohir Ritonga. Doa tersebut dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran perjalanan ibadah dan kepulangan seluruh jemaah ke Tanah Air.
Dalam sambutannya, Zulkifli Sitorus menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kekompakan para jemaah selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
“Kami sangat berbahagia melihat Bapak dan Ibu kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat. Berdasarkan laporan yang kami terima, Kloter 15 merupakan salah satu kloter yang paling kompak selama pelaksanaan ibadah haji. Kekompakan, kebersamaan, dan semangat saling membantu inilah yang menjadi modal penting dalam meraih kemabruran haji,” ujarnya.
Menurutnya, kemabruran haji tidak hanya ditunjukkan saat berada di Tanah Suci, tetapi harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Ibadah haji yang mabrur harus melahirkan kesalehan pribadi sekaligus kesalehan sosial. Setelah kembali ke daerah masing-masing, para jemaah diharapkan menjadi teladan, menebarkan kedamaian, memperkuat persaudaraan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.
Zulkifli juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama proses pelayanan penyelenggaraan ibadah haji serta mendoakan seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan hajjah mabrurah.
Sebelum prosesi penyambutan berlangsung, para jemaah terlebih dahulu menerima edukasi kesehatan pascakepulangan haji yang disampaikan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) melalui dr. Sri Wahyuni. Dalam arahannya, ia mengimbau seluruh jemaah untuk menjalani pemantauan kesehatan mandiri selama 21 hari guna mengantisipasi kemungkinan munculnya penyakit menular pascaperjalanan internasional.
Ia menjelaskan, selama masa pemantauan para jemaah diminta membatasi aktivitas di kerumunan, menggunakan masker ketika diperlukan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk, pilek, demam, atau gangguan kesehatan lainnya.
“Jika dalam 21 hari ke depan muncul keluhan kesehatan, segera berobat ke puskesmas atau rumah sakit terdekat dan sampaikan bahwa baru kembali dari Tanah Suci. Namun apabila tidak ada gejala selama masa pemantauan, Insya Allah kondisi jemaah dinyatakan aman,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama mendampingi jemaah di Tanah Suci, PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan memberikan selempang penghargaan kepada petugas Kloter 15 yang diwakili Petugas Haji Daerah (PHD) Hj. Asniar Anwar dan Pembimbing Ibadah H. Muhammad Tohir Ritonga. Penyematan selempang dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Deli Serdang.
Penghargaan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan kepada para petugas kloter, ketua rombongan, dan ketua regu yang telah berperan aktif memberikan pelayanan, pembinaan, serta pendampingan kepada jemaah selama menjalankan ibadah haji.
Usai seluruh rangkaian acara, para jemaah menerima paspor, air zamzam, dan barang bawaan sesuai nomor manifes sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing. Suasana haru dan bahagia tampak mewarnai pertemuan para jemaah dengan keluarga yang telah menanti sejak lama.
Kepulangan Kloter 15 Debarkasi Medan tidak hanya menandai berakhirnya perjalanan spiritual di Tanah Suci, tetapi juga menjadi awal pengabdian baru di tengah masyarakat. Para jemaah diharapkan mampu menjaga nilai-nilai kemabruran haji, mengimplementasikan semangat ibadah dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi teladan yang membawa keberkahan bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya.
(Red)


