masukkan script iklan disini
Dofuzogamo Gaho Ajak AJH Bertransformasi, Organisasi Harus Mandiri Secara Ekonomi
Medan – Lensa Nusantara biz id Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Jurnalis Hukum (AJH) menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang mandiri, profesional, dan berkelanjutan melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum AJH, Dofuzogamo Gaho, saat memberikan arahan dan bimbingan kepada jajaran pengurus dalam rapat yang berlangsung di Kantor DPP AJH, Jalan Pembangunan Nomor 132, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Jumat (19/6/2026).
Dalam arahannya, Dofuzogamo Gaho menegaskan bahwa kekuatan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari aktivitas sosial maupun advokasi yang dijalankan, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan nilai ekonomi yang dapat memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat.
Menurutnya, organisasi yang sehat harus mampu tumbuh secara mandiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki. Karena itu, AJH mulai menyusun berbagai program pemberdayaan ekonomi kreatif sebagai langkah strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota melalui sektor UMKM.
“Organisasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kreativitas dan inovasi menjadi modal utama dalam membangun kemandirian. Melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis UMKM, AJH ingin menciptakan ruang bagi anggota untuk berkembang dan memiliki nilai tambah secara ekonomi,” ujar Dofuzogamo Gaho.
Ia juga menekankan pentingnya membangun growth mindset di kalangan pengurus dan anggota. Pola pikir tersebut dinilai penting agar setiap individu memiliki semangat untuk terus belajar, berkembang, berinovasi, serta berani menghadapi tantangan dan perubahan yang terjadi di tengah masyarakat maupun dunia usaha.
Menurutnya, perubahan harus dipandang sebagai peluang untuk menciptakan nilai baru, meningkatkan kualitas, dan memperkuat daya saing organisasi maupun pelaku UMKM yang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif.
Dalam rapat tersebut, DPP AJH turut memaparkan visi organisasi di bidang ekonomi kreatif, yaitu mewujudkan ekosistem ekonomi kreatif berbasis UMKM yang inovatif, mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, AJH menetapkan sejumlah misi strategis, di antaranya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan pendampingan kewirausahaan, mendorong lahirnya inovasi produk dan jasa kreatif, memperkuat pemasaran digital melalui media sosial dan platform e-commerce, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan pelaku UMKM.
Selain itu, AJH juga berupaya membantu pelaku UMKM dalam memperoleh akses permodalan, legalitas usaha, sertifikasi produk, hingga perlindungan hak kekayaan intelektual. Organisasi ini juga berkomitmen menumbuhkan budaya kewirausahaan yang adaptif dan kreatif, mengembangkan usaha berkelanjutan, serta menciptakan lapangan kerja baru melalui pemberdayaan potensi lokal.
Rapat pengurus yang dilaksanakan berdasarkan Surat Nomor 302/006/R/DPP-AJH/VI/2026 tersebut juga membahas sejumlah agenda strategis organisasi lainnya. Di antaranya pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AJH di tingkat kabupaten/kota, pembentukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) AJH di tingkat provinsi, rencana pembentukan Serikat Tolong Menolong (STM) AJH, serta forum diskusi organisasi bertajuk “Warna Sari” sebagai wadah penyampaian saran, masukan, dan gagasan dari para pengurus.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP AJH, Anjas Milan, berharap seluruh program yang telah dirancang dapat memperkuat tata kelola organisasi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kreatif.
“Kebersamaan adalah kunci keberhasilan Perkumpulan Aliansi Jurnalis Hukum. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan kerja nyata, AJH optimistis mampu menjadi organisasi yang profesional, mandiri, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi masyarakat,” ujar Anjas.
Melalui berbagai program strategis tersebut, AJH menegaskan kesiapannya untuk berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis UMKM sekaligus memperkuat peran organisasi sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan peluang usaha, lapangan kerja, dan kesejahteraan yang berkelanjutan.(Rill)


