• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Warga Belawan Resah Aksi Begal, Kirim Surat Terbuka ke Polres Minta Patroli Ditingkatkan

    Redaktur
    Selasa, 14 April 2026, 17:50 WIB Last Updated 2026-04-15T00:50:18Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Warga Belawan Resah Aksi Begal, Kirim Surat Terbuka ke Polres Minta Patroli Ditingkatkan

    Belawan,  Lensa Nusantara biz id 
    14 April 2026 — Maraknya aksi kejahatan jalanan berupa pembegalan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan kian meresahkan masyarakat. Salah satu titik yang dinilai rawan berada di Kecamatan Medan Belawan, tepatnya di kawasan Gang Taik, depan Hotel Budi hingga Simpang Sicanang.

    Warga menyebut, aksi begal di wilayah tersebut terjadi hampir setiap hari, bahkan dalam satu hari bisa terjadi hingga tiga kali kejadian tanpa mengenal waktu, baik pagi, siang maupun malam. Kondisi ini membuat masyarakat diliputi rasa takut saat beraktivitas di luar rumah.

    Sejumlah korban dilaporkan mengalami luka akibat senjata tajam, bahkan ada yang kehilangan nyawa serta harta benda. Hingga saat ini, warga menilai belum ada tindakan tegas yang dirasakan secara langsung dari aparat penegak hukum.

    Sebagai bentuk keresahan, warga Belawan menyampaikan aspirasi melalui surat terbuka yang diunggah di media sosial Facebook. Surat tersebut ditujukan kepada Kapolres Pelabuhan Belawan, Kapolsek Belawan, serta jajaran Unit Reskrim.

    Dalam surat tersebut, warga mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap meningkatnya aksi kriminalitas yang terjadi di sepanjang jalan Belawan, khususnya di kawasan Simpang Sicanang dan sekitarnya.

    “Kami sebagai warga Belawan sudah sangat resah. Kami sangat berharap adanya tindakan tegas, terukur, dan terarah dari pihak kepolisian,” tulis warga dalam surat terbuka tersebut.

    Warga juga meminta pihak kepolisian untuk meningkatkan patroli, terutama pada jam-jam rawan, serta mempertimbangkan pendirian posko penjagaan di lokasi yang kerap terjadi aksi kejahatan.

    Selain mengancam keselamatan, situasi ini juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Para pedagang mengaku mengalami penurunan pendapatan karena suasana yang mencekam membuat aktivitas malam hari menjadi sepi.

    “Setiap saat warga merasa takut untuk keluar rumah. Bahkan pedagang sudah mulai tutup lebih awal karena kondisi tidak aman,” lanjut isi surat tersebut.
    Warga berharap pihak kepolisian dapat segera merespons keluhan ini dengan langkah konkret guna menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.

    Masyarakat Belawan juga menyatakan masih menaruh harapan besar kepada aparat kepolisian untuk mampu mengatasi permasalahan ini dan mengembalikan situasi keamanan seperti sediakala.
    (Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +