• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Tebarkan Kedamaian dan Jadi Teladan di Tengah Masyarakat, Kakanwil Sambut Kepulangan 356 Jemaah Haji Kloter 14 Debarkasi Medan

    Redaktur
    Rabu, 17 Juni 2026, 22:26 WIB Last Updated 2026-06-18T05:27:38Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Tebarkan Kedamaian dan Jadi Teladan di Tengah Masyarakat, Kakanwil Sambut Kepulangan 356 Jemaah Haji Kloter 14 Debarkasi Medan

    MEDAN  –lensa Nusantara biz id Sebanyak 356 jemaah dan petugas haji Kelompok Terbang (Kloter) 14 Debarkasi Medan tiba kembali di Tanah Air setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Kepulangan para Duyufurrahman tersebut disambut penuh haru dan rasa syukur dalam acara penerimaan yang berlangsung di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Rabu (17/6/2026).
    Sebelumnya, pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 3414 yang mengangkut rombongan jemaah mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, sekitar pukul 17.50 WIB. Selanjutnya, para jemaah diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan untuk mengikuti prosesi penerimaan resmi sebelum kembali ke daerah masing-masing.

    Kloter 14 berjumlah 356 orang yang terdiri dari 350 jemaah dan enam petugas kloter. Jemaah berasal dari Kota Medan sebanyak 207 orang, Kabupaten Tapanuli Tengah 53 orang, Kabupaten Simalungun 89 orang, Kota Pematangsiantar satu orang, dan Kabupaten Deli Serdang satu orang.

    Acara penyambutan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A., Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Wakil Bupati Tapanuli Tengah H. Mahmud Effendi Lubis, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Dr. Adlah, S.Pd., M.M., Kabag Kesra Kota Medan H. Agus Maryono, S.Ag., M.Pd.I., Sekretaris PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan Dr. H. Torang Rambe, M.Ag., Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Medan H. Bambang Irawan Hutasuhut, S.Ag., Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Simalungun H. Ghozali, S.Pd.I., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tapanuli Tengah H. Kifli Almujahit Batu Bara, Wakil Ketua IV Baznas Sumatera Utara, serta jajaran PPIH dan P3IH dari berbagai instansi terkait.

    Prosesi penerimaan diawali dengan doa yang dipimpin Ketua Kloter 14, Riswansyah Abdul Muis Hasibuan, sebagai ungkapan syukur atas kelancaran penyelenggaraan ibadah haji dan keselamatan seluruh jemaah hingga kembali ke Tanah Air.

    Dalam sambutannya, Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, mengajak seluruh jemaah untuk menjaga dan merawat kemabruran haji dengan menjadi teladan di tengah masyarakat. Menurutnya, ibadah haji tidak berhenti saat seseorang kembali ke kampung halaman, melainkan harus tercermin dalam perubahan sikap, perilaku, serta meningkatnya kepedulian sosial.

    Sekitar 40 hari yang lalu, para jemaah diberangkatkan dari tempat yang sama menuju Tanah Suci. Kini mereka kembali dengan membawa pengalaman spiritual yang sangat berharga untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
    “Jadilah bapak dan ibu sebagai teladan yang menebarkan kedamaian, keselamatan, dan kemaslahatan di lingkungan masing-masing. Tunjukkan kemabruran haji melalui tutur kata yang santun, sikap yang menyejukkan, serta kepedulian terhadap sesama,” pesan Zulkifli.

    Ia menegaskan bahwa salah satu ciri haji mabrur adalah mampu menghadirkan manfaat bagi orang lain dan menjadi pribadi yang membawa ketenteraman di tengah masyarakat. Karena itu, semangat ibadah yang telah dibangun selama berada di Tanah Suci harus terus dipelihara dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Pada kesempatan tersebut, Zulkifli juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah mendampingi, membimbing, dan melayani jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan ke Tanah Air. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji merupakan hasil kerja sama seluruh unsur, mulai dari petugas kloter, ketua rombongan, ketua regu, hingga para jemaah itu sendiri.

    “Apabila selama proses penyelenggaraan ibadah haji masih terdapat pelayanan yang kurang berkenan, kami atas nama Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan permohonan maaf. Namun percayalah, seluruh petugas telah berupaya memberikan pelayanan dengan sepenuh hati demi kenyamanan dan keselamatan jemaah,” ujarnya.

    Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian petugas dalam melayani jemaah, PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan memberikan selempang apresiasi kepada petugas Kloter 14 yang diwakili Ketua Kloter Riswansyah Abdul Muis Hasibuan dan Dokter Kloter dr. Nila Hairani Saragih. Penyematan selempang dilakukan oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Bupati

     Tapanuli Tengah H. Mahmud Effendi Lubis, disaksikan Wakil Wali Kota Medan, Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan, serta seluruh tamu kehormatan yang hadir.

    Pengalungan selempang tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada seluruh petugas kloter, ketua rombongan, ketua regu, dan jemaah yang telah bekerja sama dengan baik sehingga pelaksanaan ibadah haji Kloter 14 berlangsung lancar, tertib, aman, dan sukses.

    Berdasarkan data manifes, Kloter 14 mencatat dua jemaah tanazul masuk, yakni Rosnani Pasaribu asal Kabupaten Tapanuli Tengah yang bergabung dari Kloter 16 nomor manifes 25 dan Tetty Sri Rahayu Ningsih asal Kota Medan yang bergabung dari Kloter 16 nomor manifes 99.

    Sementara itu, terdapat satu jemaah yang wafat di Tanah Suci, yakni Marlina Ikin Sabrani nomor manifes 027 asal Kota Medan. Almarhumah meninggal dunia karena sakit saat menjalankan ibadah haji. PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan menyampaikan duka cita mendalam dan mendoakan agar almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.

    Adapun petugas yang mendampingi Kloter 14 terdiri dari Riswansyah Abdul Muis Hasibuan sebagai Ketua Kloter (TPHI), Fatma Yulia Rasyid Hamdi sebagai Pembimbing Ibadah (TPIHI), dr. Nila Hairani Saragih sebagai Dokter Kloter (TKHI), Devi Surya Ramadhani sebagai Paramedis (TKHI), dan Fadillah Mahyuddin Nasution sebagai Petugas Haji Daerah (PHD).

    Sebelum acara seremonial dimulai, para jemaah terlebih dahulu menerima edukasi kesehatan pascakepulangan haji yang disampaikan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) melalui dr. Riza Pahlevi. Dalam arahannya, ia mengimbau seluruh jemaah untuk melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri selama 21 hari setelah tiba di Tanah Air guna mengantisipasi kemungkinan munculnya gejala penyakit yang dapat terbawa selama perjalanan dari Arab Saudi.
    Ia menjelaskan, apabila dalam masa pemantauan tersebut jemaah mengalami gejala seperti demam, batuk, sesak napas, atau gangguan kesehatan lainnya, agar segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat dengan menyampaikan riwayat sebagai jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci.
    Selain itu,

     jemaah juga diimbau untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker saat mengalami gangguan kesehatan, memperbanyak konsumsi makanan bergizi dan buah-buahan, serta menjaga daya tahan tubuh agar tetap prima.

    Usai seluruh rangkaian acara, para jemaah menerima paspor, air zamzam, serta barang bawaan sesuai nomor manifes sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing untuk berkumpul kembali bersama keluarga yang telah lama menantikan kepulangan mereka.

    Kepulangan Kloter 14 tidak hanya menandai berakhirnya perjalanan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga menjadi awal pengabdian baru di tengah masyarakat. Dengan semangat kemabruran yang terus terjaga, para jemaah diharapkan mampu menjadi pribadi yang membawa kedamaian, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.(Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini