masukkan script iklan disini
Pasca Tawuran Bagan Deli, 3 Pilar Medan Belawan Perkuat Patroli dan Sisir Titik Rawan
BELAWAN — Lensa Nusantara biz id Unsur tiga pilar Kecamatan Medan Belawan menggelar Apel 3 Pilar, Jumat (2/10/2026) pukul 15.30 WIB. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi dan pengamanan wilayah pascaterjadinya aksi tawuran di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, yang terjadi pada Kamis (1/10/2026).
Apel dan pengamanan tersebut melibatkan unsur Kecamatan Medan Belawan, TNI, dan Polri. Personel gabungan dikerahkan untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus mencegah terjadinya bentrokan susulan.
Usai apel, personel gabungan langsung melakukan penyisiran terhadap sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya kembali aksi tawuran di kawasan Kelurahan Bagan Deli.
Personel yang terlibat di antaranya POMAL Belawan, Termbekang, Polsek Belawan, Koramil, pihak kecamatan, Satgas, serta para kepala lingkungan.
Penyisiran dilakukan dengan menyambangi titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya kelompok pemuda. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat meredam potensi konflik sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Selain penyisiran, jajaran Polres Pelabuhan Belawan bersama Polsek jajaran juga meningkatkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) serta patroli skala besar.
Patroli difokuskan terutama pada waktu dan lokasi yang dinilai rawan guna mencegah kembali terjadinya aksi tawuran maupun tindak kejahatan jalanan.
Dalam pelaksanaan pengamanan, personel gabungan juga melakukan pemantauan terhadap pergerakan kelompok pemuda yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Aparat menegaskan akan mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang kedapatan membawa senjata tajam maupun terlibat dalam aksi yang dapat memicu keributan dan mengganggu keamanan lingkungan.
Langkah pengamanan ini merupakan upaya bersama unsur tiga pilar untuk menjaga situasi di Kecamatan Medan Belawan tetap aman dan kondusif setelah insiden tawuran di Bagan Deli.
Masyarakat juga diimbau untuk turut menjaga keamanan lingkungan, tidak mudah terprovokasi, serta segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Dengan penguatan patroli dan sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri, Satgas, serta perangkat lingkungan, situasi pascatawuran diharapkan dapat segera terkendali dan tidak berkembang menjadi konflik susulan.(Tim)


