masukkan script iklan disini
Kapolrestabes Medan Gelar Curhat Warga di Desa Amplas, Tekankan Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama
Medan —lensa Nusantara biz id Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Medan melaksanakan kegiatan Curhat Warga bertema “Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama”, pada Jumat (23/01/2026) pukul 14.30 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Kolam Pancing Nabilah, Jermal XV, Jalan Jermal 15, Dusun I, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Medan Tembung AKP Ras Maju Tarigan, S.H., M.H., Camat Percut Sei Tuan yang diwakili Kasi Trantib Harun Lubis, Danramil 0201-13/PST yang diwakili Pelda Sofyan Nasution, Ketua MUI Kecamatan Percut Sei Tuan Awaluddin Pulungan, Kepala KUA Percut Sei Tuan Misman, S.Ag., M.Si., Kepala Desa Amplas Edy Purwanto, Ketua Satkamling Desa Sambirejo Timur Teguh Iman Dharmadi, Kepala Sekolah SMK Swasta Mandiri Percut Sei Tuan Nanda Sholihin, serta para siswa SMK Swasta Mandiri Percut Sei Tuan dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Amplas Edy Purwanto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolrestabes Medan beserta jajaran atas terselenggaranya kegiatan Curhat Warga. Ia berharap forum tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan permasalahan dan gangguan keamanan yang terjadi di lingkungan mereka.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan bahwa kegiatan Curhat Warga merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan pertemuan kedua di wilayah tersebut, setelah sebelumnya dilakukan misi kemanusiaan.
“Hari ini saya berdiri di sini pada hari ke-107 saya menjabat sebagai Kapolrestabes Medan. Saya membuka selebar-lebarnya ruang bagi bapak dan ibu untuk menyampaikan unek-unek dan keluhan. Beban moral saya melakukan semua ini adalah untuk masyarakat,” ujarnya.
Kapolrestabes juga menyinggung adanya perlawanan saat penertiban di kawasan tersebut, termasuk pelemparan hingga pembakaran kendaraan petugas. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga anak-anak dan generasi muda agar tidak terjerumus dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun keluarga.
“Apa yang saya makan dan kenakan berasal dari bapak dan ibu sekalian. Karena itu, setiap hari saya berupaya berbuat baik melalui misi kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat Medan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolrestabes Medan juga menyoroti fenomena bonus demografi yang tengah dihadapi Indonesia. Menurutnya, tingginya jumlah usia produktif merupakan peluang besar bagi bangsa, namun dapat menjadi ancaman apabila tidak dibarengi dengan pembinaan generasi muda yang baik.
Dalam sesi dialog, salah seorang warga, Rohliah, mengungkapkan keresahannya terkait maraknya aksi pencurian serta perilaku menyimpang anak di bawah umur. Ia menyebutkan adanya anak-anak usia sekolah dasar yang sudah terpapar penyalahgunaan lem.
“Kami resah, Pak. Pertama soal pencurian, kedua soal generasi muda. Anak-anak yang masih SD sudah mulai ada yang ngelem. Kami mohon ini dapat ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Warga lainnya, Syahrial, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolrestabes Medan atas langkah-langkah penindakan yang telah dilakukan di kawasan Jermal 15. Ia berharap upaya tersebut dapat terus berlanjut demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.
(Tim,red)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar