• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Enam Hari Operasi Keselamatan Toba 2026, Kecelakaan di Sumut Turun 20 Persen

    Redaktur
    Minggu, 08 Februari 2026, 01:05 WIB Last Updated 2026-02-08T09:06:05Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Enam Hari Operasi Keselamatan Toba 2026, Kecelakaan di Sumut Turun 20 Persen

    MEDAN, Lensa Nusantara biz id 
    8 Februari 2026 – Pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang telah memasuki hari keenam menunjukkan hasil yang sangat positif. Polda Sumatera Utara mencatat penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas beserta jumlah korban, berdasarkan data laporan operasi per 7 Februari 2026.

    Berdasarkan perbandingan data hari ke-1 hingga hari ke-6 Operasi Keselamatan Toba tahun 2025 dan 2026, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas menurun dari 84 kasus menjadi 67 kasus, atau turun sebesar 20,2 persen.

    Penurunan juga terjadi pada jumlah korban kecelakaan. Korban luka berat tercatat turun dari 26 orang menjadi 25 orang, sementara korban luka ringan menurun dari 101 orang menjadi 92 orang. Capaian ini menjadi indikator bahwa pendekatan preventif, edukatif, dan humanis yang dikedepankan dalam operasi mulai memberikan dampak nyata terhadap keselamatan berlalu lintas di wilayah Sumatera Utara.

    Dari sisi penegakan hukum, pada hari keenam pelaksanaan operasi tercatat 975 tindakan pelanggaran. Angka ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2.701 kasus, atau turun sebesar 63,9 persen.

    Rincian penindakan tersebut meliputi 20 kasus penindakan melalui ETLE, 56 kasus non-ETLE, serta 894 kali teguran yang diberikan secara humanis kepada pengguna jalan. Secara kumulatif sejak hari pertama hingga hari keenam, total penindakan mencapai 7.089 tindakan, dengan dominasi teguran sebanyak 5.479 kali, menegaskan bahwa pembinaan dan edukasi masih menjadi prioritas utama dalam operasi ini.

    Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian publik selama enam hari pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 adalah pemeriksaan kendaraan angkutan umum, travel, dan truk melalui kegiatan ramp check bersama instansi terkait. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan kelayakan teknis kendaraan, kelengkapan administrasi, serta kondisi muatan guna mencegah pelanggaran over dimension dan over loading.

    Selain itu, para pengemudi juga menjalani tes urin untuk memastikan kondisi kesehatan serta mencegah penyalahgunaan narkoba yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal di jalan raya.

    Pada hari keenam, petugas mencatat satu penindakan terhadap kendaraan travel yang tidak sesuai peruntukan, serta empat penindakan terhadap pelanggaran over dimension dan over loading. Secara kumulatif hingga hari keenam, jumlah pelanggaran over dimension dan over loading tercatat sebanyak 11 kasus. 

    Langkah ini menunjukkan komitmen Polda Sumut dalam menjaga keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.
    Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa penurunan angka kecelakaan dan korban jiwa merupakan capaian penting dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026.

    Ia menegaskan bahwa operasi ini tidak semata-mata berorientasi pada penindakan hukum, melainkan lebih mengedepankan upaya penyelamatan nyawa dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

    “Penurunan angka kecelakaan hingga 20 persen dan turunnya korban meninggal dunia sebesar 48 persen merupakan hasil dari kerja bersama. Kami mengedepankan edukasi, pemeriksaan kendaraan, serta tes urin sopir untuk memastikan keselamatan masyarakat benar-benar terjaga,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

    Ia menambahkan bahwa pemeriksaan terhadap sopir travel dan truk menjadi fokus penting, mengingat faktor kelalaian dan kondisi pengemudi kerap menjadi penyebab kecelakaan berat. Oleh karena itu, pendekatan preventif akan terus diperkuat hingga operasi berakhir.

    Dengan tren penurunan kecelakaan yang konsisten dan meningkatnya kesadaran masyarakat, Operasi Keselamatan Toba 2026 diharapkan mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara.
    (Humas/red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +