masukkan script iklan disini
Aksi Damai Rakyat Karo Bersuara Apresiasi Polres Karo, Dorong Pemberantasan Narkoba dan Judi Hingga Tuntas
Kabanjahe, Karo –lensa Nusantara biz id Aksi unjuk rasa damai yang digelar aliansi masyarakat Rakyat Karo Bersuara pada Rabu (29/4/2026) menyuarakan dua pesan utama, yakni apresiasi terhadap kinerja kepolisian serta dorongan agar penegakan hukum terhadap narkotika dan perjudian di Kabupaten Karo semakin dimaksimalkan hingga ke akar.
Aksi yang diikuti sekitar 10 orang tersebut dipimpin oleh koordinator lapangan Ronald Abdi Negara Sitepu. Massa memulai kegiatan dari Makam Pahlawan Kabanjahe sekitar pukul 10.45 WIB, kemudian bergerak menuju DPRD Kabupaten Karo.
Setibanya di lokasi, massa diterima langsung oleh Ketua DPRD Iriani br Tarigan beserta jajaran. Dalam orasinya, massa menyoroti maraknya peredaran narkoba dan praktik perjudian di wilayah Karo. Mereka berharap DPRD dapat memperkuat fungsi pengawasan, khususnya terhadap aparat penegak hukum agar bekerja sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Menanggapi aspirasi tersebut, DPRD Kabupaten Karo menyatakan dukungannya dan bahkan turut mendampingi massa untuk melanjutkan aksi ke Polres Karo.
Di Mapolres Karo, massa kembali menyampaikan orasi sekaligus mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam merespons laporan masyarakat terkait aktivitas perjudian dan penyalahgunaan narkotika, termasuk tindakan penindakan dan pemusnahan yang dilakukan di Desa Sukatendel.
Meski demikian, massa juga menegaskan agar upaya pemberantasan dilakukan secara lebih maksimal dan menyentuh akar permasalahan.
Kapolres Karo, Pebriandi Haloho, menyambut langsung massa dan membuka ruang dialog di Aula Pur Pur Sage. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam menyuarakan penolakan terhadap penyakit masyarakat.
“Kami menerima setiap masukan dari masyarakat dan sangat mengapresiasi langkah ini. Apa yang disuarakan merupakan bentuk dukungan nyata bagi Polres Karo dalam memberantas narkoba dan judi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Peran aktif warga dinilai menjadi kunci dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
“Harapan kami, seluruh masyarakat dapat bersama-sama menolak segala bentuk penyakit masyarakat. Setiap warga bisa menjadi ‘polisi’ bagi lingkungannya sendiri sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam memerangi peredaran narkotika dan perjudian.
“Judi bukan budaya Karo, narkoba bukan budaya Karo. Budaya kita adalah gotong royong, bahu-membahu demi kebaikan,” tegasnya.
Aksi yang berlangsung tertib dan damai ini mencerminkan sinergi positif antara masyarakat, legislatif, dan kepolisian. Di tengah tantangan peredaran narkotika dan perjudian, semangat kolaborasi dan saling mengapresiasi menjadi harapan bagi terwujudnya Kabupaten Karo yang lebih aman dan bersih dari penyakit masyarakat.


