• Jelajahi

    Copyright © LENSA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    adv

    Ads

    Iklan

    Zulkifli Sitorus Pastikan Penanganan Cepat Jemaah Haji SUB 16 Usai Pendaratan Teknis di Kualanamu

    Redaktur
    Minggu, 26 April 2026, 18:13 WIB Last Updated 2026-04-27T01:15:25Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Zulkifli Sitorus Pastikan Penanganan Cepat Jemaah Haji SUB 16 Usai Pendaratan Teknis di Kualanamu

    Medan —lensa Nusantara biz id Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)
     Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, turun langsung meninjau penanganan jemaah haji asal Jawa Timur yang tergabung dalam Kloter 16 Embarkasi Surabaya (SUB 16) setelah pesawat Saudi Airlines yang mereka tumpangi melakukan pendaratan teknis di Bandara Internasional Kualanamu, Minggu (26/4/2026).

    Pendaratan tersebut dilakukan akibat gangguan teknis ringan pada pesawat, sehingga penerbangan menuju Madinah harus dihentikan sementara demi menjamin keselamatan seluruh penumpang.

    Sebagai bentuk respons cepat, seluruh jemaah SUB 16 langsung mendapatkan penanganan dan difasilitasi tempat istirahat di sejumlah hotel di sekitar Kualanamu. Mereka ditempatkan di Hotel Anara, Hotel Quadrant, dan Hotel Hub sambil menunggu jadwal keberangkatan lanjutan menuju Tanah Suci yang direncanakan pada Senin (27/4/2026).

    Dalam kunjungannya, Zulkifli memastikan seluruh kebutuhan dasar jemaah terpenuhi, mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga kenyamanan selama masa transit darurat. Ia juga berkoordinasi langsung dengan petugas kloter, pihak maskapai, serta berinteraksi dengan sejumlah jemaah, termasuk rombongan KBIHU Al Azhar dari Kabupaten Malang, Jawa Timur.

    “Kami memastikan seluruh jemaah mendapatkan rasa aman, nyaman, dan tetap tenang. Ini adalah bentuk tanggung jawab sekaligus bukti bahwa Kementerian Haji dan Umrah hadir dalam setiap situasi, termasuk kondisi darurat seperti technical landing,” ujar Zulkifli.

    Ia menegaskan bahwa pelayanan haji tidak terbatas pada wilayah embarkasi masing-masing. Ketika jemaah Indonesia membutuhkan bantuan, seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah wajib hadir memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik tanpa membedakan asal daerah.

    “Alhamdulillah, seluruh jemaah sudah menempati kamar hotel dan mendapatkan konsumsi dengan baik. Saat ini mereka tinggal menunggu jadwal keberangkatan lanjutan menuju Madinah,” tambahnya.

    Langkah cepat yang dilakukan PPIH Embarkasi Medan ini menjadi cerminan kesiapsiagaan dalam penyelenggaraan haji tahun 2026, tidak hanya dalam hal kelancaran keberangkatan, tetapi juga dalam menghadapi situasi tak terduga di lapangan.

    Zulkifli berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar dan para jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan predikat haji yang mabrur.
    “Kehadiran negara dalam pelayanan haji adalah amanah besar. Karena itu, keselamatan, kenyamanan, dan ketenangan jemaah harus selalu menjadi prioritas utama,” tutupnya.
    (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +