masukkan script iklan disini
355 Jemaah Kloter 5 Embarkasi Medan Diberangkatkan ke Tanah Suci, Terbang Dini Hari via GA 3105
Medan — Lensa Nusantara biz id
Sebanyak 355 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Medan resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci dalam seremoni sederhana di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Minggu (26/04/2026) malam.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa proses pemberangkatan dilaksanakan secara singkat tanpa seremoni panjang, sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi fisik jemaah yang telah menempuh perjalanan dari daerah masing-masing.
Jemaah dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci pada Senin dini hari (27/04/2026) pukul 00.05 WIB menggunakan penerbangan Garuda Indonesia GA 3105 melalui Bandara Internasional Kualanamu.
Dalam arahannya, Zulkifli mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan persatuan selama menjalankan ibadah haji. Ia menegaskan bahwa sejak berada di asrama haji, seluruh jemaah telah menjadi satu kesatuan sebagai Kloter 5 Sumatera Utara, bahkan sebagai jemaah haji Indonesia saat berada di Tanah Suci.
“Jaga kebersamaan, saling membantu, dan jaga nama baik bangsa selama menjalankan ibadah haji,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, ia mendoakan seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, serta kemudahan dalam menunaikan seluruh rangkaian ibadah, dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gus Irawan Pasaribu sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah kepada para jemaah. Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera pataka secara simbolis kepada petugas kloter sebagai tanda dimulainya perjalanan ibadah haji.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), jumlah jemaah Kloter 5 sebanyak 355 orang, terdiri dari 140 pria dan 215 wanita. Mereka berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara,
dengan rincian Kota Medan 216 jemaah, Kabupaten Tapanuli Selatan 127 jemaah, Kabupaten Asahan 2 jemaah, Kota Pematangsiantar 1 jemaah, Kabupaten Labuhanbatu Utara 1 jemaah, serta Kabupaten Deli Serdang 2 jemaah.
Jemaah didampingi enam petugas kloter, yakni Rahmadsyah Siregar (TPHI/Pimpinan Kloter), Anwar Budi (TPIHI/Pembimbing Ibadah), Rusdy Shaleh Harahap (TKHI/Dokter), Lislianti Siregar (TKHI/Paramedis), Erri Zulkifli Siregar (PHD), dan Nikmal Fauzi Lubis (PHD), serta didukung sembilan ketua rombongan (Karom) yang bertugas mengoordinasikan jemaah selama perjalanan.
Data PPIH juga mencatat jemaah termuda atas nama Refano Muhammad Albie (15) asal Kota Medan, sementara jemaah tertua adalah Nurhasanah Ritonga (83) asal Kabupaten Tapanuli Selatan.
Dalam kloter ini terdapat beberapa catatan penting, di antaranya satu jemaah atas nama Basro Nasution terpaksa menunda keberangkatan karena mengalami Penyakit Paru Obstruktif Kronis dengan eksaserbasi akut sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
Selain itu, tiga jemaah batal berangkat, yakni Abdul Hasyim Siregar yang dinyatakan tidak layak terbang karena kondisi demensia, Nur Hasanah Gultom sebagai pendamping, serta Adi Suharto Samidjo yang batal berangkat karena kondisi kesehatan sebelum masuk asrama. Tercatat pula lima kursi kosong (open seat) dalam kloter ini.
Setibanya di Arab Saudi, jemaah Kloter 5 akan menempati Hotel Bara Taiba No. 504 (Sektor 5) di Madinah dan Hotel Wehdah Al Khair No. 603 (Sektor 6) di Makkah.
Pemberangkatan Kloter 5 ini menjadi bagian dari rangkaian operasional haji Embarkasi Medan tahun 2026 yang terus mengedepankan pelayanan optimal, keselamatan, serta kenyamanan jemaah dalam menunaikan rukun Islam kelima.


